DISTRIKBANTENNEWS.COM, Rantau - Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Rantau meluncurkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Program ini berupa pengembangan UMKM pembuatan telur asin dengan merek “RuRa” yang dilaksanakan pada Rabu kemarin (25/3/2026).
Kegiatan tersebut merupakan upaya peningkatan keterampilan serta kemandirian warga binaan dalam bidang usaha produktif. Warga binaan terlibat langsung sebagai pekerja dalam program ini.
Proses pembuatan telur asin dilakukan melalui beberapa tahapan. Mulai dari pemilihan telur, pembersihan, pembuatan adonan pengasinan, hingga proses perendaman dan penyimpanan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib. Petugas Rutan Rantau juga memberikan pengawasan langsung selama proses produksi.
Kepala Rutan Rantau, Renaldi Hutagalung, menyampaikan kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis.
"Kami ingin memberikan keterampilan praktis yang mudah diterapkan dan memiliki nilai jual sehingga Warga Binaan memiliki peluang usaha setelah bebas,” ujarnya. Pelaksana Harian Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Aidi Muslim, menambahkan kegiatan ini juga berperan dalam membentuk sikap disiplin dan tanggung jawab.
“Selain keterampilan teknis, Warga Binaan juga dilatih untuk bekerja secara terstruktur, menjaga kualitas produk, dan meningkatkan rasa tanggung jawab dalam setiap proses produksi,” ungkapnya. Salah satu warga binaan berinisial YGI merasa sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini.
“Kami merasa senang dan mendapatkan pengalaman baru. Kegiatan ini sangat bermanfaat sebagai bekal bagi kami untuk membuka usaha setelah bebas,” tuturnya. Pembinaan kemandirian ini merupakan dukungan terhadap 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Program ini diharapkan memberikan bekal keterampilan yang bernilai ekonomis sehingga dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat.
***