Jumat, 3 Juli 2026
Login Kirim Tulisan

Pemkot Tangerang dan Relawan Tangani Pencemaran Sungai Cisadane dengan Ekoenzym

BAGIKAN:
Pemkot Tangerang dan Relawan Tangani Pencemaran Sungai Cisad...
0
Pemkot Tangerang dan Relawan Tangani Pencemaran Sungai Cisadane dengan Ekoenzym
Iklan

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bergerak cepat menindaklanjuti terdeteksinya dugaan pencemaran pada aliran air baku Sungai Cisadane, Senin (9/2) malam. Bersama sejumlah relawan, Pemkot Tangerang menuangkan sebanyak 1.500 liter ekoenzym ke aliran sungai sebagai langkah penanganan awal, Jumat (13/2/26).

Kegiatan ini melibatkan unsur relawan dari PMI, MDMC, Saka Patriot, Universitas UNIS, serta Perguruan BPK PENABUR. Sementara itu, perangkat daerah yang turut terlibat antara lain BPBD, Dinas Lingkungan Hidup (LH), dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar).

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar menjelaskan, proses penanganan dilakukan dengan metode penyemprotan menggunakan tangki khusus (spray tank) untuk memastikan distribusi ekoenzym merata di titik-titik terdampak.

”Petugas juga menggunakan perahu untuk menjangkau area aliran sungai sekaligus melakukan pengangkatan bangkai hewan dan sampah yang ditemukan di sekitar lokasi,” papar Mahdiar.

Langkah ini merupakan upaya cepat Pemkot Tangerang dalam meminimalisir dampak pencemaran, mengurangi bau tidak sedap, serta membantu proses pemulihan kualitas air secara alami.

”Ekoenzym yang digunakan merupakan larutan hasil fermentasi bahan organik yang ramah lingkungan dan kerap dimanfaatkan untuk membantu mengurai zat pencemar di perairan,” katanya.

Sementara itu, Salah satu relawan Yan Evries Sekretaris Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kota Tangerang menuturkan, gerakan ini terjadi secara mendadak, atas kegelisahan bersama terhadap kondisi Sungai Cisadane.

”Tadi pagi ada obrolan santai, siang langsung bergerak semua dan sore ini kita realisasikan bersama. Hari ini yang kita tuangkan baru 500 dan selanjutnya akan kita tuangkan lagi secara berkala,” katanya.

”Upaya kolaboratif ini menjadi wujud komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan dan kualitas air Sungai Cisadane sebagai salah satu sumber kehidupan masyarakat Kota Tangerang,” tutup Evries. ***

Iklan
Asal Mula Nama Kelurahan Petir, Tak Terkait Fenomena Alam
Artikel Selanjutnya

Asal Mula Nama Kelurahan Petir, Tak Terkait Fenomena Alam

Iklan
Iklan
Penulis: Siska Mawita
Diterbitkan: 13 Februari 2026, 19:37 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Maaf, Adblocker Terdeteksi

Iklan adalah sumber pendapatan kami untuk menyajikan berita berkualitas. Mohon nonaktifkan Adblocker Anda, lalu muat ulang halaman.