Jumat, 3 Juli 2026
Login Kirim Tulisan

Usai Banjir Surut, Pemkot Tangerang Bongkar Hasil Evaluasi: Kali Ledug dan Kali Sabi Jadi Sorotan

BAGIKAN:
Usai Banjir Surut, Pemkot Tangerang Bongkar Hasil Evaluasi:...
0
Usai Banjir Surut, Pemkot Tangerang Bongkar Hasil Evaluasi: Kali Ledug dan Kali Sabi Jadi Sorotan
Iklan

KOTA TANGERANG — Pasca banjir surut dan memasuki masa pemulihan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bergerak cepat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penanganan banjir yang terjadi pada Rabu (28/1/26). Langkah ini dilakukan sebagai upaya perbaikan ke depan sekaligus memastikan mitigasi banjir di Kota Tangerang semakin optimal.

Evaluasi tersebut difokuskan pada percepatan normalisasi kali serta penguatan turap di sejumlah titik rawan yang selama ini kerap menjadi lokasi limpasan air saat curah hujan tinggi.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil evaluasi sementara, penanganan banjir di Kota Tangerang dinilai berjalan cukup baik. Bahkan, upaya yang dilakukan Pemkot Tangerang mendapatkan apresiasi dari Gubernur Banten dan berbagai pemangku kepentingan yang terlibat langsung di lapangan.

Meski demikian, Pemkot Tangerang menegaskan tidak akan berpuas diri. Berbagai pembenahan tetap dilakukan, baik dari sisi teknis infrastruktur maupun pola penanganan darurat agar respons ke depan semakin cepat dan efektif.

”Melalui koordinasi antara BPBD, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta instansi teknis lainnya, Pemkot Tangerang memetakan sejumlah faktor penyebab limpasan air,” papar Mahdiar.

Hasil pemetaan tersebut mengungkap sejumlah persoalan krusial yang menjadi pemicu banjir.

”Diantaranya, sedimentasi sungai dan keterbatasan kapasitas tampung alur kali. Untuk itu, normalisasi kali seperti Kali Ledug dan Kali Sabi menjadi prioritas dalam waktu dekat, disertai penguatan turap di titik-titik yang dinilai rawan limpasan,” tambahnya.

Tak hanya fokus pada infrastruktur, evaluasi juga menyasar penguatan sistem penanganan bencana secara menyeluruh. Mulai dari perbaikan standar operasional prosedur (SOP), peningkatan kecepatan komunikasi antarinstansi, hingga penguatan sinergi dengan relawan serta OPD kewilayahan.

”Pemkot Tangerang juga mendorong agar sarana dan prasarana penanggulangan bencana, khususnya peralatan rescue dan pompa air, dapat ditempatkan lebih dekat dengan wilayah rawan banjir guna mempercepat respon awal. Yakni, seperti Periuk dan Ciledug,” tutur Mahdiar.

Dengan evaluasi menyeluruh ini, Pemkot Tangerang berharap langkah-langkah perbaikan yang disiapkan mampu menekan risiko banjir di masa mendatang serta memberikan rasa aman yang lebih besar bagi masyarakat Kota Tangerang.***

Iklan
Mobil MODIS Berkeliling Kota, Cara Unik Pemkot Tangerang Pastikan Warga Tak Ketinggalan Informasi
Artikel Selanjutnya

Mobil MODIS Berkeliling Kota, Cara Unik Pemkot Tangerang Pastikan Warga Tak Ketinggalan Informasi

Iklan
Iklan
Penulis: Tiara Herawati
Diterbitkan: 28 Januari 2026, 21:56 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Maaf, Adblocker Terdeteksi

Iklan adalah sumber pendapatan kami untuk menyajikan berita berkualitas. Mohon nonaktifkan Adblocker Anda, lalu muat ulang halaman.