KOTA TANGERANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengawali tahun 2026 dengan menggelar apel pagi perdana yang sarat pesan strategis. Momentum ini dimanfaatkan untuk menegaskan semangat baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih cepat, tepat, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, dalam arahannya menekankan bahwa kunci keberhasilan pembangunan di tahun 2026 terletak pada soliditas antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta percepatan pelaksanaan program yang bersentuhan langsung dengan kepentingan warga.
Sachrudin menyebutkan, tahun 2026 menjadi momentum krusial bagi Pemkot Tangerang untuk menyelaraskan berbagai program strategis pemerintah pusat agar dapat diterapkan secara efektif di tingkat daerah.
“Kita harus meningkatkan koordinasi antar-OPD karena kita adalah satu kesatuan yang harus terus bergerak memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Saya minta seluruh instansi tidak bekerja sendiri-sendiri, melainkan bersinergi agar program yang kita laksanakan manfaatnya benar-benar menyentuh kepentingan warga Kota Tangerang,” ujar Sachrudin, Senin (5/1/2026).
Meski tahun 2025 telah dilewati dengan sejumlah capaian positif, Sachrudin mengingatkan seluruh jajarannya agar tidak cepat berpuas diri. Ia menegaskan pentingnya peningkatan sarana, prasarana, dan fasilitas publik, terutama di sektor-sektor yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.
“Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, baik itu pendidikan, infrastruktur, hingga urusan sosial, harus terus kita tingkatkan. Fasilitas dan sarana prasarana kita perbaiki terus. Walaupun sudah banyak pencapaian, jangan berhenti di sini. Kita harus terus meningkatkan kualitas kerja kita,” tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asda I) Kota Tangerang, Mulyani, menegaskan bahwa penguatan koordinasi internal OPD akan berdampak langsung terhadap efektivitas program-program kesejahteraan masyarakat.
“Sebagaimana arahan Bapak Wali Kota, kami di jajaran asisten akan memastikan sinkronisasi antara program pusat dan daerah berjalan mulus, khususnya di sektor kesehatan, pendidikan dan bantuan sosial. Kami ingin memastikan kehadiran pemerintah dirasakan hingga ke lapisan masyarakat yang paling bawah,” ungkap Mulyani.
Ia juga menekankan bahwa peningkatan sarana dan prasarana sosial akan menjadi prioritas pendamping agar pelayanan publik di Kota Tangerang semakin humanis dan berkeadilan.
“Kami terus mendorong setiap OPD untuk lebih responsif terhadap kebutuhan dasar warga. Sehingga pembangunan tidak hanya berupa fisik, tapi juga menyentuh aspek kesejahteraan mental dan sosial masyarakat,” tutupnya.***