Proses Pemanasan Kembali: Saat nasi beku dipanaskan kembali, maka kristal es akan mencair dan air kembali tersedia untuk bereaksi dengan pati. Ikatan hidrogen hasil retrogradasi menjadi melemah, sehingga amilosa dan amilopektin dapat kembali menyerap air, yang menyebabkan nasi kembali menjadi lembut dan pulen.
Nasi yang dipanaskan kembali akan memberikan aroma, dan rasa yang sama dengan nasi yang baru selesai dimasak.
Jadi, rahasia di balik nasi beku yang rasanya seperti nasi baru masak terletak pada sifat alami pati yang mengalami gelatinisasi, retrogradasi, lalu kembali pulen ketika dipanaskan ulang. Inilah bukti bahwa pembekuan tidak hanya memperpanjang umur simpan, tetapi juga mampu menjaga kualitas rasa dan tekstur nasi.
Referensi:
Kamsiati, E., Herawati, H., dan Purwani, E. Y. (2017).
Potensi pengembangan plastik biodegradable berbasis pati sagu dan ubikayu di Indonesia. Jurnal Litbang Pertanian, 36(2), 67-76.
Sasmitaloka, K. S., Haliza, W., Sukasih, E., Ardhiyanti, S.
D., dan Widowati, S. (2022). Pengaruh Derajat Sosoh dan Pencucian terhadap Karakteristik Nasi Instan Biofortifikasi.