Selasa, 6 Oktober 2026

Proses di Balik Nasi Beku: Mengapa Rasanya Seperti Nasi Baru Masak?

BAGIKAN:
Proses di Balik Nasi Beku: Mengapa Rasanya Seperti Nasi Baru...
0
Proses di Balik Nasi Beku: Mengapa Rasanya Seperti Nasi Baru Masak?

SERANG // Apakah kamu tahu, mengapa nasi beku yang dipanaskan kembali terasa seperti nasi yang baru dimasak? Rahasianya ada pada sifat alami pati yang menjadi komponen utama beras yaitu amilosa dan amilopektin, yang masing- masing berperan dalam menentukan tekstur nasi.

Ingin tahu proses lebih jelasnya mengenai alasan dibalik rasa nasi yang telah dibekukan tetapi tetap terasa enak seperti nasi yang baru dimasak? simak lebih lanjut dibawah ini!

Proses Gelatinisasi: Ketika kamu memasak beras dengan air, granula pati akan mengalami proses gelatinisasi. Apa itu gelatinisasi pati?

Menurut Kasmiati et al., (2017), gelatinisasi adalah proses pembengkakan granula pati karena adanya panas dan air, sehingga granula pati tidak dapat kembali ke bentuk semula. Pada tahap ini, granula pati mengembang karena menyerap air, semakin lama granula pati menyerap air, maka granula pati tidak mampu menampung air lebih banyak sehingga granula pati menjadi pecah.

Karena granula pati pecah, maka molekul amilosa dan amilopektin keluar dari dalam granula. Akibatnya, tekstur nasi menjadi lembut, dan pulen.

Proses Retrogradasi: Ketika nasi yang sudah matang dibekukan di freezer, terjadi reaksi yang disebut retrogradasi. Menurut Sasmitaloka et al., (2022), pendinginan dapat menyebabkan retrogradasi, dimana molekul pati berikatan kembali membentuk kristal komplek.

Retrogradasi adalah proses pembentukan kembali ikatan hidrogen dari molekul amilosa dan amilopektin dalam pati. Hal ini membuat struktur nasi menjadi lebih padat dan keras.

Selain itu, kristal es yang terbentuk selama pembekuan ikut membuat tekstur nasi kaku, walaupun tidak merusak total struktur pati.

Rahasia Gelatinisasi: Proses Sihir Pati yang Menjadikan Makanan Lebih Nikmat
Artikel Selanjutnya

Rahasia Gelatinisasi: Proses Sihir Pati yang Menjadikan Makanan Lebih Nikmat

Penulis: Yati Komalasari
Diterbitkan: 15 September 2025, 14:25 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

MEET YOURSELF: Ketika Ruang Kecil Menjadi Tempat untuk Kembali Mengenal Diri

Konten dari Pengguna Opini Sabtu, 3 Oktober 2026 | 07:50 WIB

Kronik Etimologi: Kisah di Balik Penciptaan Nama “Annevenmarèyls”

Konten dari Pengguna Cerita Jumat, 2 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Film Langkah Kecil Menuju Pulih Nembus 5.000 Penonton

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Minggu, 23 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Beyond the Beach: Ketika Wisatawan Meracik Cerita dan Suvenirnya Sendiri di Bali

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 20 Agustus 2026 | 10:27 WIB

Mengenal Taruli Phalti Patuan, Kajari Purbalingga yang Tegas dan Humanis

Konten Redaksi Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:39 WIB

Menjemput Fajar Abad Kedua Mathla’ul Anwar

Konten Redaksi Senin, 10 Agustus 2026 | 16:33 WIB

Mengenal Ripsky Ardiansyah, Tiktoker Asal Karawang dengan Julukan "Duda Muda" yang Viral

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Senin, 3 Agustus 2026 | 09:52 WIB