Remaja, umur 16 tahun asal cirebon, bernama yosua ray, dari SMAN 5 CIREBON, berhasil meraih juara 2, konten kreator dengan mengikuti “PENTAS PAI” di UIBBC (universitas bunga bangsa Cirebon), ia juga ahli dalam bidang videografi & fotografi dan hal editing, ia mengasah ilmu editing tersebut kurang lebih 4 tahun.
Ia tetap belajar meski kualitas hp tidak mendukung, tetapi “yosua tetap mengasah ilmu tersebut hingga akhirnya bisa meraih juara 2 tersebut, dan selain itu “yosua” pun mengasah ilmu tentang ekonomi ia belajar mengenai apa itu “saham” & “trading”, ia mengasah ilmu tersebut dan bisa menganalisa saham dan diketahui saham yang dimiliki yosua adalah saham,BBCA,MANDIRI.
ia mendapatkan dividen yang cukup besar, tetapi ia tetap main santai, dan pada waktu itu yosua pun mulai belajar saham dan mendapatkan dividen sekitar 140.000, dengan gitu yosua tetap sabar untuk mengasah ilmu yang ia miliki sekarang, dan disisi lain pun yosua, memiliki cita cita ingin mempunyai gelar Prof dan Ir, ia sangat menyukai yang namanya filsafat ia sangat menggemar membaca buku yang berbau filsafat.

Akhirnya dengan ambisi dia yang sangat besar ia pun akhirnya membuat buku yang berjudul “rekayasa eksistensi alam dunia”, yang dibuat oleh dia sendiri akhirnya diapun berhasil membuat buku tersebut dengan nama penulis “Prof,Dr,Yosua ray,S.fil” yang di dalam buku tersebut adalah menceritakan tentang konspirasi di alam dunia ini, dan cara berpikir manusia di era sekarang, di dalam buku yang telah yosua buat pun, menjelaskan arti cinta, “Energi Purba
Cinta dipandang sebagai kekuatan dasar yang lebih tua daripada nafas. Nafase Tergantung pada kondisi lingkungan seperti oksigen, sedangkan cinta dipahami sebagai energi eksistensial yang tetap ada sebagai bagian dari kesadaran manusia.

Bahkan ketika nafas berhenti, gagasan dan nilai cinta tetap dapat hidup dalamdalam ingatan, pemikiran, dan warisan kemanusiaan.” tapi juga ia, menambahkan kata kata mutiara dari salah satu Dosen, filsafat yaitu Rocky gerung, ia mengatakan bahwa “perempuan itu indah sebagai fiksi, namun berbahaya sebagaifakta.”.
Ia menambahkan di dalam buku terse agar mengingatkan dalam memilih wanita