Selasa, 18 Agustus 2026
Login Kirim Tulisan
Konten dari Pengguna

Langkah Kecil Menuju Mimpi Besar, Siswi MIS Ar Raudhotun Nur Tekuni Bahasa Jepang

BAGIKAN:
Langkah Kecil Menuju Mimpi Besar, Siswi MIS Ar Raudhotun Nur...
0
Langkah Kecil Menuju Mimpi Besar, Siswi MIS Ar Raudhotun Nur Tekuni Bahasa Jepang
Iklan

Garut, 24 April 2026 - Semangat belajar dan cita-cita tinggi kembali ditunjukkan oleh peserta didik MIS Ar Raudhotun Nur. Delia Putri Hamidah, siswi kelas 6 menjadi sorotan berkat antusiasmenya dalam mempelajari bahasa Jepang sejak dini. Ketertarikan tersebut dilandasi oleh keinginannya untuk melanjutkan pendidikan ke Jepang yang dikenal luas sebagai Negeri Sakura dengan kemajuan pendidikan dan kekayaan budayanya.

Delia mulai menunjukkan minat terhadap bahasa Jepang melalui proses belajar mandiri yang ia lakukan di luar jam pelajaran. Dengan memanfaatkan berbagai sumber pembelajaran sederhana, ia secara konsisten mencatat, menghafal, serta mempraktikkan kosakata dasar dalam kehidupan sehari hari. Kegigihan tersebut mencerminkan adanya motivasi belajar yang kuat dan terarah. Dalam keterangannya, Delia menyampaikan bahwa ketertarikannya tidak hanya pada bahasa, tetapi juga pada budaya Jepang secara keseluruhan. “Saya tertarik belajar bahasa Jepang karena budayanya sangat menarik dan berbeda. Saya ingin suatu hari bisa sekolah di Jepang,” ujarnya.

Meski demikian, Delia tetap menunjukkan sikap bijak dalam memandang perbedaan budaya. Ia menegaskan bahwa ketertarikannya terhadap Jepang bukan berarti membandingkan dengan budaya Indonesia. “Saya tidak pernah membandingkan budaya Jepang dengan Indonesia. Menurut saya, semua budaya punya keistimewaan masing masing. Saya belajar karena kagum,” tambahnya.

176054-1.webp

Tidak hanya berfokus pada pengembangan diri, Delia juga menunjukkan kepedulian terhadap teman temannya. Ia kerap mengajak siswa lain untuk belajar bersama, khususnya dalam mengenal kosakata dasar bahasa Jepang. Kegiatan tersebut biasanya dilakukan pada waktu istirahat, sehingga menciptakan suasana belajar yang santai namun tetap bermakna. “Saya senang kalau teman teman ikut belajar. Jadi kita bisa belajar bersama dan saling membantu,” ungkap Delia.

Upaya yang dilakukan Delia mendapat apresiasi dari pihak sekolah, khususnya dari guru pendamping kelas 6 yang juga menjabat sebagai Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Insan Faisal Ibrahim, S.Pd. Ia menilai bahwa semangat yang dimiliki Delia merupakan contoh positif yang patut dikembangkan dan ditularkan kepada siswa lainnya. “Delia merupakan salah satu siswa yang memiliki motivasi belajar yang tinggi serta keberanian untuk memiliki mimpi besar sejak dini. Hal seperti ini perlu didukung dan diarahkan agar dapat berkembang secara optimal,” ujar Insan Faisal Ibrahim.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa peran guru tidak hanya sebatas menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga membimbing serta memberikan motivasi kepada peserta didik agar mampu menggali potensi yang dimiliki. “Kami sebagai pendidik memiliki tanggung jawab untuk menjaga semangat belajar siswa. Ketika ada siswa yang sudah memiliki tujuan yang jelas, maka tugas kami adalah mendampingi dan memberikan arah yang tepat,” jelasnya.

176055-1.webp

Ia juga menambahkan bahwa penguasaan bahasa asing merupakan salah satu keterampilan penting di era globalisasi, namun tetap harus diimbangi dengan kecintaan terhadap budaya sendiri. “Belajar bahasa asing adalah jendela untuk mengenal dunia, tetapi identitas sebagai bangsa Indonesia tetap harus menjadi landasan utama,” tambahnya.

Pihak madrasah memandang bahwa apa yang dilakukan oleh Delia merupakan bentuk nyata dari implementasi pendidikan karakter, di mana siswa tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga memiliki semangat belajar, rasa ingin tahu, serta kemampuan untuk berkolaborasi dengan sesama.

Kehadiran Delia di tengah lingkungan kelas menjadi inspirasi tersendiri bagi teman teman sebayanya. Dengan langkah sederhana yang ia lakukan, Delia telah menunjukkan bahwa mimpi besar dapat dimulai dari usaha kecil yang dilakukan secara konsisten.

Melalui kisah ini, diharapkan seluruh peserta didik dapat termotivasi untuk terus belajar, berani bermimpi, serta mengembangkan potensi diri masing masing. Dukungan dari guru, orang tua, dan lingkungan sekolah menjadi faktor penting dalam menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan wawasan global.

MIS Ar Raudhotun Nur terus berkomitmen untuk mendukung setiap potensi siswa melalui berbagai pendekatan pembelajaran yang inspiratif dan berorientasi pada masa depan. Semangat yang ditunjukkan oleh Delia Putri Hamidah diharapkan menjadi salah satu langkah awal dalam mencetak generasi penerus yang siap menghadapi tantangan dunia yang semakin luas dan dinamis.

 

Iklan
Dari Kelas ke Peradaban: Jejak Guru dalam Membangun Bangsa
Artikel Selanjutnya

Dari Kelas ke Peradaban: Jejak Guru dalam Membangun Bangsa

Artikel ini merupakan tanggung jawab kontributor dan tidak mencerminkan pandangan redaksi distrikbantennews.com.
Iklan
Iklan
Kontributor: NUSA PENA
Diterbitkan: 24 April 2026, 18:16 WIB · Diperbarui: 24 April 2026, 22:13 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini