Ikuti Kami
Kamis, 24 September 2026 Versi Web
Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan

Bangun Jiwa Technopreneur, Mahasiswa PK Terapkan Pembelajaran Berbasis Proyek di SMK Sawunggalih

Kontributor: Ghefira Lia  | Editor: Yustinus Aguspriyanto
Kamis, 24 September 2026 | 01:29 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

KUTOARJO - Semangat berwirausaha mewarnai suasana kelas X Busana SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo dalam kegiatan pembelajaran Dasar-Dasar Keahlian Busana (Fesyen) bertema Profil Technopreneur, Peluang Usaha, dan Pekerjaan/Profesi di Bidang Busana. Kamis,(24/09).

Mengusung pendekatan Project Based Learning (PjBL), pembelajaran ini tidak sekadar menyampaikan teori, tetapi mengajak peserta didik langsung merancang ide usaha mereka sendiri layaknya seorang pengusaha muda.

 Kegiatan ini sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), dengan menumbuhkan kesiapan peserta didik menghadapi dunia kerja berbasis teknologi yang terus berkembang.

Pembelajaran dibuka dengan pertanyaan yang menantang cara pandang peserta didik: apa sebenarnya yang membedakan seorang technopreneur dari wirausahawan pada umumnya? 

Melalui tayangan presentasi interaktif, peserta didik diajak menelusuri tujuh tahapan menjadi technopreneur, mulai dari pencarian ide bisnis hingga evaluasi berkala atas usaha yang dijalankan. 

Mereka juga mengenal beragam profesi di industri busana mulai dari fashion trend analyst yang membaca arah tren, fashion designer dan fashion stylist yang mengolah gaya, garment technologist yang menguji material, hingga pattern maker yang merancang pola busana, serta mempelajari cara membaca peluang pasar lewat analisis SWOT dan 5W+1H. 

Suasana kelas semakin hidup ketika peserta didik diminta mengaitkan materi dengan produk busana khas daerah yang selama ini mereka jumpai di media sosial dan marketplace, sebuah jembatan sederhana namun efektif untuk memahami bagaimana teknologi mengubah wajah industri fesyen.

 Dari sinilah peserta didik dibagi ke dalam kelompok kecil untuk merumuskan proposal usaha busana, memadukan keunikan motif, kain, warna, atau model daerah masing-masing dengan sentuhan mode modern yang digemari pasar saat ini.

Kontributor: Ghefira Lia  | Editor: Yustinus Aguspriyanto
Kamis, 24 September 2026 | 01:29 WIB
Tentang Kiriman Ini

Artikel ini merupakan karya pengguna yang dikirim melalui platform Distrik Banten News dan telah melalui proses moderasi. Status Kontributor tidak menunjukkan keanggotaan Redaksi maupun kewenangan untuk mewakili Distrik Banten News.

Artikel Selanjutnya

Mahasiswa Praktik Kependidikan UNY Integrasikan SDGs dalam Pembelajaran Pengelolaan Kearsipan melalui Digitalisasi Arsip Berbasis Google Drive

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

↑ Kembali ke atas
Bangun Jiwa Technopreneur, Mahasiswa PK Terapkan Pembelajaran Berbasis Proyek di SMK Sawunggalih

Bagikan artikel ini melalui