Andra menekankan, kemitraan tersebut tidak boleh berhenti pada koordinasi antarlembaga. Berbagai kajian dan rekomendasi ekonomi harus diterjemahkan menjadi kebijakan konkret yang kemudian dilaksanakan oleh seluruh perangkat daerah sesuai tugas dan kewenangannya.
Ia mencontohkan sejumlah agenda yang harus berjalan secara terintegrasi, mulai dari pengendalian inflasi, menjaga ketersediaan pangan, memperkuat UMKM, memperluas digitalisasi transaksi pemerintah daerah, meningkatkan investasi, hingga menciptakan lapangan kerja.
Seluruh sektor tersebut, kata Andra, harus ditempatkan dalam satu ekosistem ekonomi yang saling mendukung.
“Seluruhnya harus bergerak dalam satu ekosistem ekonomi Banten. Tujuan akhirnya adalah kesejahteraan masyarakat Banten,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Andra juga menyampaikan ucapan selamat kepada Sofwan Kurnia yang dipercaya memimpin Kantor Perwakilan BI Provinsi Banten.
Ia berharap kepemimpinan baru tersebut dapat semakin memperkuat kolaborasi antara BI dan Pemprov Banten, khususnya dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Banten Sofwan Kurnia mengatakan kondisi fundamental ekonomi Banten saat ini cukup solid.
Menurut Sofwan, pertumbuhan ekonomi Banten tercatat konsisten berada di atas rata-rata nasional selama enam triwulan terakhir. Kondisi tersebut juga didukung tingkat inflasi yang relatif terkendali serta prospek investasi yang dinilai masih sangat terbuka.