SERANG – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola keuangan daerah agar berjalan transparan, akuntabel, efektif, dan efisien. Ia meminta seluruh anggaran pemerintah benar-benar digunakan untuk program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Andra Soni saat menghadiri entry meeting pemeriksaan Semester II Tahun 2026 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Banten di Pendopo Gubernur, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Jumat (4/9/2026).
Menurut Andra, pemeriksaan BPK memiliki arti penting karena mencakup tiga sektor yang berkaitan langsung dengan pembangunan dan pelayanan masyarakat di Banten.
Ketiga sektor tersebut yakni ketahanan energi, pengelolaan Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP), serta kepatuhan terhadap pengadaan barang dan jasa, khususnya untuk pembangunan infrastruktur pada 2026.
“Ketiga hal ini saling berkaitan untuk memastikan bahwa kebijakan dan anggaran pemerintah daerah benar-benar menghasilkan manfaat bagi masyarakat,” ujar Andra.
Soroti Ketahanan Energi Banten
Dalam pemeriksaan sektor ketahanan energi, Andra menyoroti posisi Banten sebagai salah satu pusat industri dan kawasan ekonomi strategis nasional.
Pertumbuhan kawasan industri dan aktivitas ekonomi diperkirakan akan terus meningkatkan kebutuhan energi. Karena itu, Pemprov Banten membutuhkan perencanaan yang matang dan didukung data akurat.