Kamis, 15 Oktober 2026

RABU, Gerakan Literasi Pagi di SMKN 1 Cilegon untuk Tingkatkan Minat Baca Siswa

BAGIKAN:
RABU, Gerakan Literasi Pagi di SMKN 1 Cilegon untuk Tingkatk...
0
RABU, Gerakan Literasi Pagi di SMKN 1 Cilegon untuk Tingkatkan Minat Baca Siswa
Kegiatan Literasi RABU (Rajin Baca Buku)

Sekolah melihat pembiasaan sebagai salah satu kunci dalam membangun budaya literasi. Ketika siswa terbiasa berinteraksi dengan buku, mereka diharapkan semakin terlatih memahami informasi, memperluas pengetahuan, sekaligus memiliki kemampuan berpikir yang lebih baik.  

Dalam pelaksanaannya, sekolah juga memberikan perhatian terhadap jenis buku yang dibaca siswa. Peserta didik diarahkan membawa bahan bacaan yang sesuai dengan lingkungan pendidikan serta nilai-nilai yang diterapkan di sekolah.  

Buku yang mengandung unsur SARA, politik, pornografi, kekerasan, maupun konten lain yang dinilai tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan aturan sekolah tidak diperbolehkan digunakan dalam kegiatan RABU.  

Ketentuan tersebut diterapkan agar kegiatan membaca tidak hanya menjadi sarana meningkatkan kemampuan akademik, tetapi juga tetap berada dalam koridor pendidikan karakter.  

Program RABU merupakan salah satu program baru di bidang kesiswaan SMKN 1 Cilegon. Dalam pelaksanaannya, sekolah melibatkan guru melalui pendampingan MGMP serta wali kelas.  

Keterlibatan guru dan wali kelas dinilai penting agar kegiatan membaca dapat berjalan secara terarah. Guru tidak hanya memastikan kegiatan berlangsung sesuai jadwal, tetapi juga menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menumbuhkan minat membaca di kalangan peserta didik.  

Program tersebut sekaligus menunjukkan bahwa penguatan literasi tidak selalu harus dilakukan melalui kegiatan besar. Kebiasaan membaca selama 30 menit setiap pekan dapat menjadi langkah awal untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih dekat dengan buku dan pengetahuan.  

Sekolah berharap kegiatan RABU dapat memberikan dampak jangka panjang terhadap kemampuan peserta didik. Dengan membaca secara rutin, siswa diharapkan semakin terbiasa memahami berbagai informasi dan mampu mengaplikasikan kemampuan tersebut dalam proses pembelajaran.  

Tak Perlu Takut Biaya, Sekolah Rakyat Pandeglang Siapkan Pendidikan Gratis bagi Ratusan Anak
Artikel Selanjutnya

Tak Perlu Takut Biaya, Sekolah Rakyat Pandeglang Siapkan Pendidikan Gratis bagi Ratusan Anak

Kontributor: WULANDARI WULANDARI Editor: Yustinus Aguspriyanto
Diterbitkan: 29 Agustus 2026, 21:31 WIB · Diperbarui: 5 September 2026, 19:24 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

SDN Tapos 1 Cadasari Berbenah, Revitalisasi Telan Anggaran Rp888 Juta

Konten Redaksi Kamis, 1 Oktober 2026 | 01:18 WIB

Tinjau Sekolah Rakyat di Lebak, Andra Soni Dorong Siswa Kejar Cita-cita

Konten Redaksi Rabu, 30 September 2026 | 21:10 WIB

Florencia Kirana Wilman: Bukti bahwa Siswi SMK Juga Bisa Berprestasi

Konten dari Pengguna Cerita Rabu, 30 September 2026 | 04:17 WIB

Cegah Tawuran dan Narkoba, Polsek Pamarayan Beri Edukasi kepada 650 Pelajar

Konten Redaksi Selasa, 29 September 2026 | 11:30 WIB

Quizizz Mission: Inovasi Ulangan Harian Berbasis Stimulus untuk Mendukung Pembelajaran Berkualitas di Kelas X MPLB

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Sabtu, 26 September 2026 | 02:13 WIB

Cegah Bullying Sejak Dini, Polsek Carenang Edukasi Siswa SDN Binuang

Konten Redaksi Kamis, 24 September 2026 | 18:23 WIB

Dari Biang Sabun Jadi Cuan, Siswa Belajar Produksi hingga Pemasaran Sabun Cuci Piring

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 24 September 2026 | 15:38 WIB

Edukasi Wudhu di Tengah Kemarau Ajarkan Siswa Bijak Menggunakan Air

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 24 September 2026 | 07:38 WIB