Karena itu, menurut dia, potensi tersebut perlu dikelola melalui pembinaan dan peningkatan kapasitas yang berkelanjutan.
“Lebih dari satu juta anggota Satlinmas merupakan potensi besar yang harus terus dibina dan dikembangkan,” katanya.
Salah satu fungsi yang ingin diperkuat melalui Aslinmas adalah keterlibatan Satlinmas dalam menjaga ketertiban sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai berbagai persoalan lingkungan.
Andra mencontohkan persoalan sampah yang dapat ditangani sejak tingkat paling dasar melalui edukasi pemilahan sampah dari sumbernya.
“Salah satu tugas dan fungsi Linmas yang akan dioptimalkan ke depan adalah menjaga ketertiban, serta menjadi bagian dari edukasi masyarakat terkait lingkungan yang asri. Hal ini bisa dimulai dari pemilahan sampah sejak awal,” jelasnya.
Menurutnya, persoalan lingkungan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan masyarakat secara luas, termasuk Satlinmas yang bersentuhan langsung dengan warga di tingkat lingkungan.
Melalui Aslinmas, Andra berharap pembinaan terhadap Satlinmas dapat dilakukan lebih terarah. Organisasi tersebut diharapkan menjadi wadah untuk memperkuat kapasitas sekaligus memperluas kontribusi Satlinmas dalam kehidupan masyarakat.
Pemerintah Provinsi Banten, kata Andra, berkomitmen mendukung upaya optimalisasi Satlinmas di daerah.