JAKARTA — Polemik di media sosial yang menyeret nama Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mendapat respons langsung dari putra pertamanya, Sayyid Jundi Anzar Simanjuntak.
Sayyid Jundi angkat bicara setelah muncul pernyataan di media sosial yang mengaitkan Dahnil dengan tudingan penelantaran anak. Melalui unggahannya di Threads, ia menyampaikan bantahan sekaligus memberikan gambaran mengenai kondisi keluarganya setelah kedua orang tuanya bercerai.
Dalam unggahannya, Sayyid Jundi memperkenalkan dirinya sebagai anak pertama Dahnil Anzar Simanjuntak. Ia menyatakan keberatannya terhadap tudingan yang menurutnya tidak sesuai dengan pengalaman yang dialami dirinya dan saudara-saudaranya.
“Saya Sayyid Jundi Anzar Simanjuntak, anak pertama @dahnil_anzar_simanjuntak ingin melawan fitnah kejam,” tulis Sayyid Jundi.
Ia kemudian menanggapi pernyataan yang menyebut Dahnil telah menelantarkan empat anaknya. Menurut Sayyid Jundi, tudingan tersebut tidak menggambarkan kondisi yang ia dan adik-adiknya alami.
“Mas @kiswinar saya dan adik-adik saya telah ikut ayah setelah orang tua kami bercerai,” ujarnya.
Menurut Sayyid Jundi, setelah perceraian kedua orang tuanya, ia bersama adik-adiknya tetap mendapatkan perhatian serta dukungan dari Dahnil. Ia menyebut sang ayah tetap memenuhi berbagai kebutuhan mereka, termasuk kebutuhan sehari-hari dan pendidikan.
“Mulai dari uang jajan, uang kuliah, hingga saya diberi fasilitas motor dari ayah saya,” tulisnya.