Bukan Cuma Angkat Senjata, Danpusterad Ungkap Wujud Bela Negara di Era Digital
“Generasi muda adalah penentu masa depan Indonesia. Kesadaran bela negara bukan hanya tentang senjata dan seragam, tetapi tentang karakter, integritas, kepedulian, dan pengabdian kepada bangsa,” kata Danpusterad.
Ia berharap Forum Kebangsaan dapat menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam bertukar gagasan mengenai tantangan kebangsaan. Forum tersebut juga diharapkan mampu memperkuat kesamaan pandangan sekaligus membangun komitmen bersama untuk menjaga keutuhan NKRI.
Semangat bela negara, lanjutnya, harus tumbuh dari kesadaran setiap individu. Menjaga lingkungan, membantu sesama, menaati aturan, menghargai keberagaman, bekerja dengan jujur dan bertanggung jawab hingga menggunakan teknologi secara bijak merupakan bentuk nyata kontribusi warga negara bagi bangsa.
Dengan memperkuat karakter, nasionalisme dan persatuan, Indonesia diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan global tanpa kehilangan jati dirinya.
Generasi muda pun diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu memanfaatkannya untuk menciptakan karya, menyebarkan informasi positif dan memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa.
Forum Kebangsaan di Bandung tersebut menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju Indonesia Emas 2045 tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur dan kemajuan ekonomi. Kekuatan sumber daya manusia, karakter kebangsaan serta kokohnya persatuan juga menjadi faktor penting dalam menentukan masa depan Indonesia.
Dengan masyarakat yang memiliki kesadaran bela negara, menjunjung integritas, menghargai keberagaman dan mampu menghadapi tantangan di ruang digital secara bijak, Indonesia diyakini dapat tumbuh menjadi bangsa yang semakin kuat, maju, berdaulat dan disegani di tengah persaingan global.