“Kalau mendapatkan informasi yang meragukan, lebih baik berhenti sejenak, cek kebenarannya, dan jangan langsung menyebarkan. Satu informasi yang salah bisa berdampak besar jika tersebar luas,” katanya.
Jangan Beri Ruang bagi Provokasi
Irfan menegaskan, menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat. Masyarakat juga memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan sosial yang aman dan damai.
Terlebih, Indonesia akan memasuki momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan. Menurutnya, suasana kemerdekaan harus diisi dengan kegiatan yang mempererat persaudaraan dan membangun optimisme masyarakat.
Dia berharap masyarakat tidak memberikan ruang bagi pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan isu tertentu untuk menciptakan perpecahan.
Bagi para driver ojol, kondisi keamanan yang kondusif juga memiliki arti penting. Situasi yang aman memungkinkan mereka menjalankan aktivitas mencari nafkah dengan nyaman tanpa terganggu persoalan sosial yang muncul akibat informasi maupun provokasi.
Irfan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan ruang digital sebagai sarana menyebarkan informasi positif, bukan sebagai tempat menyebarkan kebencian dan pertentangan.
Menurutnya, kemajuan teknologi seharusnya dimanfaatkan untuk memperkuat komunikasi dan solidaritas masyarakat.