Jumat, 2 Oktober 2026

Anggaran Melimpah Guru Tetap Mengalah

BAGIKAN:
Anggaran Melimpah Guru Tetap Mengalah
0
Anggaran Melimpah Guru Tetap Mengalah

Lebih dari itu, persoalan ini sejatinya bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi cerminan bagaimana masyarakat memandang profesi guru.

Selama guru masih dianggap sebagai profesi yang cukup dihargai dengan pujian tanpa diiringi kesejahteraan yang layak, maka perubahan akan berjalan lambat.

Diperlukan kesadaran kolektif bahwa menghargai guru tidak cukup dengan kata-kata, tetapi harus diwujudkan dalam kebijakan yang adil dan berpihak.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka dampaknya tidak hanya dirasakan oleh para guru, tetapi juga oleh kualitas pendidikan secara keseluruhan. Guru yang terus dihimpit oleh persoalan ekonomi tentu akan kesulitan untuk memberikan performa terbaiknya dalam mendidik.

Pada akhirnya, yang dirugikan adalah generasi muda yang seharusnya mendapatkan pendidikan berkualitas dari tenaga pendidik yang sejahtera dan dihargai.

Sudah saatnya ada keberanian untuk menata ulang prioritas dalam anggaran pendidikan. Guru harus ditempatkan sebagai pusat, bukan sekadar pelengkap dalam sistem yang kompleks.

Negara tidak kekurangan anggaran, tetapi tampaknya masih perlu memperjelas keberpihakan. Sebab pada akhirnya, masa depan pendidikan tidak ditentukan oleh seberapa besar anggaran yang dialokasikan, melainkan seberapa tepat anggaran tersebut menyentuh mereka yang paling berperan di dalamnya.

 

Kaos Kaki dan Luka Kecil dalam Kepercayaan Publik
Artikel Selanjutnya

Kaos Kaki dan Luka Kecil dalam Kepercayaan Publik

Kontributor: Insan Faisal Ibrahim
Diterbitkan: 10 April 2026, 17:38 WIB · Diperbarui: 10 April 2026, 20:59 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

TBM MaBaR: Kecil Tempatnya, Besar Gerakan Literasinya

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Selasa, 15 September 2026 | 13:59 WIB

Bukan Sekadar di Balik Jeruji, Warga Binaan Lapas Batang Unjuk Karya di Festival Literasi

Konten dari Pengguna Siaran Pers Selasa, 15 September 2026 | 10:21 WIB

Lapas Bandanaira dan Peserta Magang Edukasi Warga Binaan tentang Pengendalian Hama Tanaman

Konten dari Pengguna Siaran Pers Selasa, 15 September 2026 | 10:02 WIB

ASTS Gasal MIS Ar-Raudhotun Nur Jadi Momentum Evaluasi Pembelajaran di Pertengahan Semester

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

Yayasan Ar-Raudhotun Nur Gelar Doa Bersama untuk Keselamatan dan Perlindungan

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Senin, 14 September 2026 | 23:48 WIB

Penuhi Hak Pendidikan Warga Binaan, Lapas Batang Gelar Kegiatan Kejar Paket Bersama PKBM Wahana Ilmu

Konten dari Pengguna Siaran Pers Minggu, 13 September 2026 | 10:26 WIB

Meneladani Kedermawanan Rasulullah, Yayasan Ar-Raudhotun Nur Berbagi Kebahagiaan

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 10 September 2026 | 12:33 WIB

Lapas Bandanaira bersama Peserta Magang Bimbing Warga Binaan Belajar Iqra

Konten dari Pengguna Siaran Pers Kamis, 10 September 2026 | 10:26 WIB

MTs. Plus Ar-Raudhotun Nur Tunjukkan Semangat Berkompetisi dalam OMI 2026

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Rabu, 9 September 2026 | 16:16 WIB

OMI 2026 Jadi Wadah Siswa MIS AR-RAUDHOTUN NUR Kembangkan Potensi Akademik

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Rabu, 9 September 2026 | 13:47 WIB

MTs. Plus Ar-Raudhotun Nur Resmi Hadir, Perkuat Pendidikan Lanjutan Berbasis Al-Qur’an di Desa Pamalayan

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Selasa, 8 September 2026 | 10:10 WIB

Duta Bahasa Banten Lawan Kekerasan Verbal di Sekolah

Konten Redaksi Selasa, 8 September 2026 | 08:07 WIB