DISTRIKBANTENNEWS.COM, Negara - Lapas Kelas IIB Banjarbaru menanam bibit jagung manis sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Kegiatan ini melibatkan petugas dan warga binaan di area Sarana Asimilasi dan Edukasi 2 pada Kamis (2/4/2026).
Penanaman bibit jagung ini dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja Lapas Banjarbaru. Pelaksanaan kegiatan berlangsung terstruktur dengan pembagian tugas yang jelas.
Selain Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, kegiatan ini juga melibatkan Kepala Subseksi Kegiatan Kerja, Kepala Urusan Umum, staf Kegiatan Kerja, serta lima orang Warga Binaan.
Mereka bekerja sama dalam proses penanaman. Kegiatan ini merupakan implementasi dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.
Hal ini juga selaras dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Program tersebut berfokus pada kemandirian pangan melalui sektor pertanian, perikanan, dan peternakan di Lapas dan Rumah Tahanan Negara .
Pemanfaatan lahan tidur atau idle menjadi salah satu fokus utama. Jenis jagung yang ditanam adalah jagung manis varietas Romanza.
Lahan yang digunakan memiliki luas 19 meter x 20 meter, atau sekitar 380 meter persegi. Diperkirakan ada 1.000 biji bibit jagung yang ditanam dalam kegiatan ini.
Bibit tersebut diharapkan dapat tumbuh optimal dan memberikan hasil maksimal untuk program pembinaan kemandirian di Lapas Banjarbaru. Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja Lapas Banjarbaru, Rifaldi Shandri Akbar, menjelaskan tujuan kegiatan ini.
“Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembinaan yang produktif bagi Warga Binaan, sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan yang ada,” ujarnya. Salah satu Warga Binaan, Suroto, menyatakan antusiasmenya mengikuti penanaman jagung.
“Kami merasa senang bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini, selain menambah keterampilan juga memberikan pengalaman yang bermanfaat bagi kami ke depannya,” sebutnya. Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata.
Manfaat tersebut ditujukan baik bagi Warga Binaan maupun lingkungan Lapas Banjarbaru.
***