Ini untuk memastikan pelaksanaan kunjungan berjalan aman dan tertib.
"Kami telah menyiapkan berbagai langkah pengamanan, mulai dari pemeriksaan pengunjung dan barang bawaan hingga pengaturan alur keluar-masuk," jelas Hilman.
"Selain itu, kami juga melakukan pembagian tugas secara jelas kepada seluruh petugas agar setiap tahapan layanan dapat berjalan optimal tanpa menimbulkan penumpukan," lanjutnya. Hilman juga menambahkan bahwa koordinasi antarpetugas menjadi kunci utama.
Hal ini penting dalam memberikan pelayanan yang prima selama momentum Hari Raya Idul Fitri.
"Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dengan tetap mengedepankan aspek keamanan dan ketertiban, sehingga keluarga Warga Binaan dapat merasakan momen kebersamaan dengan nyaman dan aman," ujar Hilman Hilmawan.
"Dengan adanya simulasi ini, kami berharap seluruh petugas Lapas Pemuda Madiun siap menghadapi kunjungan Hari Raya Idul Fitri 1447 H dan dapat memberikan pelayanan yang optimal bagi keluarga Warga Binaan."
"Lapas Pemuda Madiun juga berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama masa kunjungan berlangsung," tutup Hilman Hilmawan.
"Sehingga perayaan Idul Fitri dapat berjalan dengan penuh kehangatan dan kebahagiaan bagi Warga Binaan dan keluarganya."
***