Rabu, 19 Agustus 2026
Login Kirim Tulisan

Wakapolri: Operasi Ketupat 2026 Gunakan Teknologi Canggih, dari Drone hingga AI

BAGIKAN:
Wakapolri: Operasi Ketupat 2026 Gunakan Teknologi Canggih, d...
0
Wakapolri: Operasi Ketupat 2026 Gunakan Teknologi Canggih, dari Drone hingga AI
Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia Komisaris Jenderal Polisi Dedi Prasetyo meninjau Command Center Operasi Ketupat, memastikan kesiapan teknologi canggih untuk memantau arus mudik. (Dok. Ist)
Iklan

Teknologi ini memungkinkan analisis data dan pemaknaan situasi lalu lintas secara real time di sepanjang jalur mudik. Pemantauan tersebut terintegrasi langsung dengan command center yang tersebar di berbagai wilayah.

Jaringan ini mencakup Pulau Jawa, Sumatra, Bali, serta berbagai jalur utama mudik di seluruh Indonesia. Sistem pemantauan juga dilengkapi teknologi traffic counting.

Fungsi teknologi ini untuk menghitung jumlah kendaraan yang melintas di ruas-ruas jalan utama. Data traffic counting menjadi indikator penting bagi petugas dalam menentukan langkah rekayasa lalu lintas.

Contohnya seperti contraflow maupun sistem one way jika terjadi lonjakan volume kendaraan. Seluruh data tersebut ditampilkan secara terintegrasi dalam layar monitor Command Center.

Pusat kendali ini berada di Pos Terpadu Operasi Ketupat Rest Area KM 29. Berbagai informasi di layar menjadi dasar bagi petugas untuk menganalisis situasi dan menentukan kebijakan pengaturan lalu lintas.

Salah satu sistem yang digunakan adalah Aplikasi K3I (Kendali, Koordinasi, Komunikasi, dan Informasi). Aplikasi K3I merupakan aplikasi berbasis geospasial atau peta digital yang memuat berbagai informasi penting terkait jalur mudik.

Melalui aplikasi ini, petugas dapat memantau titik strategis. Titik strategis tersebut meliputi lokasi personel polisi lalu lintas yang berpatroli, jaringan CCTV, hingga lokasi pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu.

Aplikasi ini juga menampilkan fasilitas pendukung perjalanan masyarakat. Fasilitas pendukung itu seperti pintu tol, SPBU, lokasi wisata, tempat ibadah, serta titik yang berpotensi menimbulkan gangguan lalu lintas seperti trouble spot dan blank spot.

Iklan
Polri Optimalkan Pengamanan Mudik Lebaran 2026 dengan Teknologi Canggih
Artikel Selanjutnya

Polri Optimalkan Pengamanan Mudik Lebaran 2026 dengan Teknologi Canggih

Iklan
Iklan
Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 14 Maret 2026, 15:21 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini