Minggu, 4 Oktober 2026

Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Jaga Toleransi di Tengah Potensi Perbedaan Idul Fitri 2026

BAGIKAN:
Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Jaga Toleransi di Tengah Pot...
0
Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Jaga Toleransi di Tengah Potensi Perbedaan Idul Fitri 2026
Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak umat Islam menjaga toleransi dan persatuan di tengah potensi perbedaan penetapan Idul Fitri 2026. (Dok. Ist)

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak seluruh umat Islam di Indonesia untuk memperkuat persatuan dan solidaritas. Ajakan ini disampaikan menyikapi potensi perbedaan penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Idul Fitri 2026.

Nasaruddin Umar menekankan pentingnya menjaga stabilitas sosial. demi mendukung terciptanya Indonesia yang damai dan sejahtera.

"Kami mengimbau seluruh umat Islam Indonesia untuk senantiasa menjaga ketenangan, keamanan, ketertiban, dan kebersamaan selama masa Lebaran tahun ini,” ujar Menag Nasaruddin saat Konferensi Pers Sidang Isbat pada Kamis malam kemarin (19/3/2026).

Menurutnya, Idul Fitri bukan sekadar momen kemenangan setelah berpuasa. Momen ini juga menjadi kesempatan untuk mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan antar sesama.

"Mari kita jadikan Idul Fitri sebagai momentum untuk memperkuat umat, menyambut Idul Silaturahmi, dan menjaga stabilitas sosial sebagai bentuk kontribusi kita dalam membangun Indonesia yang damai dan sejahtera,” kata Nasaruddin.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama Nasaruddin juga menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah. Ucapan ini ditujukan kepada seluruh umat Islam di Tanah Air.

"Sebagai Menteri Agama dan mewakili pemerintah, saya menyampaikan selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin,” ungkap Nasaruddin.

Ia juga mengingatkan pentingnya sikap toleransi. Terutama di tengah perbedaan waktu pelaksanaan Idul Fitri di masyarakat.

Nasaruddin meminta umat Islam untuk saling menghormati. Khususnya bagi mereka yang masih melanjutkan ibadah puasa hingga 30 hari.

“Kepada rekan-rekan kita yang mungkin akan beribadah lebih dahulu, kami mohon agar tetap bertoleransi terhadap saudara-saudaranya yang masih melanjutkan puasa hingga 30 hari,” tutup Nasaruddin.

***

Prabowo: Indonesia Bisa Keluar dari BoP Jika Tak Untungkan Nasional dan Palestina
Artikel Selanjutnya

Prabowo: Indonesia Bisa Keluar dari BoP Jika Tak Untungkan Nasional dan Palestina

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 20 Maret 2026, 02:15 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB
Sumber: Rilis

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

PDIP Walkout dari Paripurna, PAN Serang Pilih Fokus Kawal APBD 2027

Konten Redaksi Sabtu, 3 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Agus Andrianto Masuk 7 Menteri dengan Kinerja Terendah Versi Survei Vox Politica

Konten Redaksi Minggu, 27 September 2026 | 18:50 WIB

Lapas Bandanaira Perkuat Kesiapsiagaan Bencana bersama SAR dan PLN

Konten dari Pengguna Siaran Pers Rabu, 26 Agustus 2026 | 12:38 WIB

Lapas Kelas IIA Serang Tutup Rangkaian Porsenap dengan Senam Bersama

Konten dari Pengguna Siaran Pers Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:12 WIB