Sabtu, 3 Oktober 2026

Dosen Sosiologi Universitas Pancasila Ingatkan Polarisasi Digital Picu Konflik Sosial

BAGIKAN:
Dosen Sosiologi Universitas Pancasila Ingatkan Polarisasi Di...
0
Dosen Sosiologi Universitas Pancasila Ingatkan Polarisasi Digital Picu Konflik Sosial
Dosen Ilmu Sosiologi Universitas Pancasila, Adriansyah, mengingatkan bahaya polarisasi digital yang berpotensi memicu konflik sosial. (Dok. Ist)

DISTRIKBANTENNEWS.COM, Jakarta - Dosen Ilmu Sosiologi Universitas Pancasila Jakarta, Adriansyah, menyoroti fenomena polarisasi opini di media sosial. Kondisi ini dinilai semakin meluas dan berpotensi berdampak nyata pada kehidupan sosial masyarakat.

Menurut Adriansyah, perdebatan yang awalnya terjadi di ruang digital kini mulai merembet ke ruang sosial sehari-hari. memengaruhi hubungan antarmasyarakat secara langsung.

Sentimen emosional yang diperkuat informasi provokatif dan belum terverifikasi menjadi salah satu faktor utama. Situasi ini memperparah kondisi polarisasi di tengah masyarakat.

Informasi yang menyebar cepat di media sosial kerap memicu respons emosional. Akibatnya, jarak antar kelompok dengan pandangan berbeda semakin dalam.

“Perdebatan-perdebatan di ruang publik sering memicu perpecahan, memecah-belah antarkeluarga, pertemanan, bahkan kelompok masyarakat,” ujar Adriansyah.

Adriansyah menjelaskan, provokasi di era modern tidak selalu muncul secara spontan. Dalam beberapa kasus, provokasi justru dirancang sistematis melalui penyebaran informasi yang sengaja diarahkan.

Informasi tersebut bertujuan menimbulkan konflik atau memperuncing perbedaan pandangan di masyarakat. Ia mengingatkan pentingnya menjaga etika dalam berkomunikasi di media sosial agar perbedaan pandangan tidak berkembang menjadi konflik yang merusak hubungan sosial.

“Maka dari itu, penting untuk beretika di media sosial. Jangan sampai memberikan konten/argumen di media yang soal yang memprovokasi masyarakat hingga membuat ketegangan di akar rumput semakin kuat,” tutup Adriansyah.

***

Perkuat Logika Ilmiah dan Filosofis untuk Hadapi Banjir Informasi Digital
Artikel Selanjutnya

Perkuat Logika Ilmiah dan Filosofis untuk Hadapi Banjir Informasi Digital

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 12 Maret 2026, 14:25 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Bangun Jiwa Technopreneur, Mahasiswa PK Terapkan Pembelajaran Berbasis Proyek di SMK Sawunggalih

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 24 September 2026 | 01:29 WIB

Lapas Bandanaira Manfaatkan Lahan SAE untuk Dorong Kemandirian Warga Binaan

Konten dari Pengguna Siaran Pers Selasa, 22 September 2026 | 19:26 WIB

Rabin Pendekar Golok Tjiomas: Kisah Komik dan Jejak Sejarah Jawara Tangerang

Konten dari Pengguna Opini Senin, 21 September 2026 | 03:24 WIB

Menolak Lupa: Rentetan Peristiwa Kelam dalam Sejarah Indonesia di Bulan September

Konten dari Pengguna Opini Minggu, 20 September 2026 | 16:05 WIB

Perampasan Aset Dari Tindak Pidana Korupsi (TPK)

Konten Redaksi Rabu, 9 September 2026 | 18:45 WIB

Ketika Politik Terlalu Ramai di Media Sosial, Apakah Rakyat Masih Menjadi Prioritas?

Konten dari Pengguna Opini Senin, 7 September 2026 | 13:10 WIB

Penyematan Kenaikan Pangkat, Lapas Bandanaira Dorong Profesionalisme dan Kinerja Petugas

Konten dari Pengguna Siaran Pers Senin, 7 September 2026 | 10:12 WIB

Jangan Membenci Bangsa Hanya Karena Ulah Penguasanya

Konten dari Pengguna Opini Senin, 17 Agustus 2026 | 20:01 WIB