DISTRIKBANTENNEWS.COM, Tangerang - Gubernur Banten Andra Soni mengajak pengelola zakat, infak, dan sedekah untuk mengarahkan dana pada program pemberdayaan masyarakat. Ia berharap zakat dapat dimanfaatkan sebagai modal usaha produktif demi meningkatkan kesejahteraan penerima secara berkelanjutan.
Dorongan tersebut disampaikan Andra Soni dalam acara Peringatan Nuzulul Qur'an dan Gebyar Zakat Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Banten. Kegiatan itu berlangsung di Masjid Raya Al-Bantani, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, pada Selasa kemarin (10/3/2026).
"Pemerintah Provinsi Banten berharap BAZNAS terus mengembangkan program zakat produktif," ujar Andra Soni.
Ia menambahkan, "Kita ingin pemberian zakat ini dapat membuat penerimanya menghasilkan sesuatu secara mandiri dan terus-menerus."
Gubernur Andra Soni meyakini potensi zakat di Provinsi Banten masih bisa dimaksimalkan. Caranya melalui berbagai inovasi serta kolaborasi lintas sektor.
Berdasarkan data BAZNAS Banten, total zakat yang terhimpun sepanjang Januari hingga Desember 2025 mencapai Rp29,308 miliar. Dana tersebut telah disalurkan kepada 56.629 penerima manfaat.
Selain sektor ekonomi, Gubernur juga mengapresiasi alokasi zakat untuk bantuan pendidikan. dinilai sejalan dengan fokus Pemerintah Provinsi Banten dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
"Zakat yang diberikan sebaiknya tidak langsung habis, tetapi dikembangkan untuk membantu usaha yang bisa memenuhi kebutuhan hidup jangka panjang," tutup Andra Soni.
***