Sabtu, 7 Maret 2026
Login Kirim Tulisan

Paguyuban Pria Bersurjan dan KKI Gelar Aksi Budaya di Titik Nol Yogyakarta

BAGIKAN:
Paguyuban Pria Bersurjan dan KKI Gelar Aksi Budaya di Titik...
0
Iklan
Paguyuban Pria Bersurjan dan KKI Gelar Aksi Budaya di Titik Nol Yogyakarta
Paguyuban Pria Bersurjan dan Komunitas Kain Kebaya Indonesia berkolaborasi menggelar aksi budaya di Titik Nol Kilometer Yogyakarta. (Dok. Ist)

DISTRIKBANTENNEWS.COM, Yogyakarta - Paguyuban Pria Bersurjan, Komunitas Kain Kebaya Indonesia , dan Persikindo berkolaborasi menggelar aksi budaya. Kegiatan ini berlangsung di Kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta.

Aksi tersebut bertujuan memperkenalkan kembali busana tradisional kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menanamkan nilai adab kepada generasi muda.

Perwakilan Paguyuban Pria Bersurjan, Saifudin, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang kumpul komunitas. Ini merupakan bagian dari upaya syiar budaya.

Saifudin menuturkan, tradisi berpakaian seperti surjan dan kebaya memiliki nilai sejarah. Busana ini juga menjadi identitas bangsa yang harus terus dikenalkan kepada generasi penerus.

“Tujuan kita memang syiar, tapi ini syiar untuk kebudayaan. Harapannya agar sejarah budaya kita tidak hilang dan generasi penerus tidak lupa dengan jati dirinya,” ujar Saifudin.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga membawa misi pembinaan karakter bagi anak muda. Paguyuban Pria Bersurjan ingin ikut "ngemong" generasi muda agar mereka memahami pentingnya budi pekerti dan adab dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami ingin bersama-sama mengajari anak didik kita, generasi kita, tentang budi pekerti. Inilah yang mensuport kami untuk membuat kegiatan ini,” kata Saifudin.

Sementara itu, perwakilan komunitas ibu-ibu berkebaya menyambut baik kolaborasi ini. Ia menilai kegiatan tersebut sejalan dengan upaya memperkuat identitas budaya Yogyakarta di tengah arus modernisasi.

“Surjan dan kebaya bukan sekadar pakaian, tetapi simbol kesantunan dan identitas bangsa yang harus terus kita jaga,” tutup perwakilan komunitas ibu-ibu berkebaya.

***

Iklan
Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 7 Maret 2026, 19:25 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Tags

Terkini