KOTA SERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menyampaikan sejumlah usulan strategis dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Angkutan Lebaran 1447 Hijriah/2026 Masehi yang dipimpin langsung Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi, di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Senin (16/2/2026).
Dalam forum yang dihadiri jajaran pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, serta para pemangku kepentingan sektor transportasi itu, Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, menegaskan komitmen daerahnya untuk turut memastikan arus mudik dan balik Lebaran berjalan aman, lancar, dan nyaman.
Menurut Agis, Kota Serang memiliki posisi yang sangat strategis sebagai pintu gerbang menuju Pelabuhan Merak dan akses penyeberangan Jawa–Sumatera. Karena itu, kelancaran lalu lintas di wilayah Kota Serang akan berdampak langsung pada kelancaran mobilitas pemudik dari berbagai daerah di Indonesia, khususnya yang menuju Pulau Sumatera.
“Ini bukan hanya soal Serang, ini soal Indonesia. Ribuan bahkan jutaan pemudik akan melintasi Banten, dan Kota Serang menjadi salah satu simpul pentingnya. Karena itu kami menyampaikan sejumlah masukan agar pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini semakin lancar dan minim hambatan,” ujar Agis.
Usulan Penataan Bongkar Muat Penumpang di Dalam Terminal
Salah satu usulan utama yang disampaikan Pemkot Serang adalah penertiban aktivitas bongkar muat penumpang agar dilakukan di dalam terminal, bukan di badan jalan. Menurut Agis, praktik menaikkan dan menurunkan penumpang di luar terminal sering kali menjadi penyebab perlambatan arus kendaraan, terutama pada puncak arus mudik.
“Kalau aktivitas bongkar muat dilakukan di dalam terminal, arus kendaraan di jalan utama diharapkan bisa terus mengalir. Ini langkah sederhana tapi berdampak besar,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya pengawasan terpadu antara pemerintah daerah, kepolisian, dan pengelola terminal agar aturan tersebut dapat diterapkan secara konsisten di lapangan.
Penguatan Koordinasi dan Kesiapan Lapangan
Selain usulan teknis tersebut, Pemkot Serang juga menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung kelancaran arus mudik dan balik melalui penguatan koordinasi lintas sektor. Agis menyebut, pihaknya akan melakukan peningkatan akses dan pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan kepadatan, termasuk di jalur arteri dan akses menuju kawasan penyeberangan.