KABUPATEN TANGERANG —Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Republik Indonesia menunjukkan langkah serius dalam menekan angka kemiskinan. Melalui kegiatan Sinergi Terpadu Akselerasi Pengentasan Kemiskinan (Sitaskin), berbagai program strategis digulirkan dan dipusatkan di GSG Puspemkab Tangerang, Senin (15/12/25).
Kegiatan ini menjadi panggung penting bagi sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah. Dalam sambutannya, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sangat jelas, yakni mewujudkan Indonesia yang maju dan makmur secara menyeluruh.
Menurutnya, kemakmuran tidak hanya dimaknai dari sisi ekonomi semata, tetapi juga mencakup kesehatan masyarakat, ketahanan pangan, hingga penguatan ekonomi rakyat di tingkat akar rumput.
“Asta Cita Presiden Prabowo Subianto menekankan kebangkitan roda perekonomian rakyat. Ini membutuhkan kolaborasi lintas kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah, termasuk TNI dan Polri yang tidak hanya menjalankan tupoksi, tetapi juga hadir secara moril untuk kesejahteraan rakyat,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Ia juga menekankan pentingnya keselarasan kebijakan dari pusat hingga daerah, agar seluruh program pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama di desa-desa.
“Sinkronisasi program RPJMN hingga RPJMD propinsi dan kabupaten sangat penting agar benar-benar bermuara pada kepentingan masyakarat, khususnya desa yang menjadi tulang punggung dan fondasi utama dalam menggerakkan roda perekonomian nasional,” tandasnya.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran daerah yang mencapai Rp619 miliar pada tahun 2026, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang tetap optimistis dan adaptif. Efisiensi tersebut dipahami sebagai langkah strategis pemerintah pusat untuk mengalokasikan anggaran sebesar-besarnya bagi kepentingan rakyat, sekaligus mendorong daerah agar semakin inovatif dan mandiri.
“Kita memahami kebijakan efesiensi anggaran daerah yang mencapai 600 milyar lebih sebagai upaya pemerintah pusat untuk mengalokasikan anggaran bagi kepentingan rakyat. Kita pun akan terus berinovasi menggali potensi untuk menguatkan kemandirian,” ujarnya.
Bupati Maesyal Rasyid juga mengapresiasi pelaksanaan program Sitaskin yang dinilai sebagai bentuk nyata pengentasan kemiskinan dan penguatan ketahanan pangan. Di Kabupaten Tangerang, program ini diwujudkan melalui penyaluran bantuan sembako, penaburan 5.000 benih ikan nila dan 10.000 benih ikan mas, reaktivasi kepesertaan PBI BPJS Kesehatan, bantuan budidaya ikan, serta dukungan di bidang pendidikan, sosial, keagamaan, dan sektor lainnya.
“Atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Kabupaten Tangerang, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan seluruh kementerian yang telah memberikan perhatian besar kepada masyarakat, khususnya di Kecamatan Tigaraksa, dalam rangka pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, dan penurunan pengangguran,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Kepala BP Taskin RI, Iwan Sumule, menjelaskan bahwa kegiatan Sitaskin bertujuan mengintegrasikan dan mengoordinasikan berbagai program pengentasan kemiskinan yang tersebar di kementerian dan lembaga agar lebih tepat sasaran, dengan Kabupaten Tangerang sebagai salah satu lokus pelaksanaan.
“Target pemerintah Presiden Prabowo Subianto adalah menurunkan angka kemiskinan nasional hingga 4,5 persen pada tahun 2029. Untuk itu, diperlukan kerja keras, kolaborasi, dan sinergi berkelanjutan antara pemerintah pusat, daerah, kementerian, serta partisipasi aktif masyarakat,” jelas Iwan.
Ia menambahkan, BP Taskin berperan sebagai mata dan telinga Presiden untuk memastikan seluruh program bantuan dan perlindungan sosial berjalan efektif. Program penaburan benih ikan yang dilaksanakan diharapkan mampu mengoptimalkan embung, meningkatkan produksi perikanan air tawar, serta menciptakan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan yang berkelanjutan.
“Kegiatan Sitaskin ini menjadi bukti nyata komitmen bersama pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pengentasan kemiskinan melalui sinergi program lintas sektor demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tangerang,” pungkasnya.***










