“Kita tidak akan membiarkan saudara-saudara memikul beban sendiri. Pemerintah adalah milik rakyat dan bekerja untuk rakyat. Kita akan mengelola kekayaan negara agar benar-benar dapat membantu masyarakat. Karena itu, marilah kita saling membantu dan bersatu menghadapi masa sulit ini,” ujarnya.
Dapur Umum Sediakan hingga 9.000 Porsi per Hari
Kepala Pembekalan dan Angkutan Kodam (Bekangdam) XX/TIB, Arie Prabuadi, menjelaskan bahwa kunjungan Presiden bertujuan memastikan dapur umum Bekangdam berfungsi maksimal.
“Kami menyiapkan 2.000 porsi makanan hari ini untuk warga terdampak di sekitar lokasi. Kami memasak bersama masyarakat, terutama ibu-ibu,” katanya.
Arie menyampaikan bahwa dapur umum Bekangdam dioperasikan di lima titik di Sumbar: Kasai (Kabupaten Padang Pariaman), Lumin Park (Kota Padang), Kalimban (Kabupaten Agam), Palembayan (Kabupaten Agam), dan Surogadang (Kota Padang). Total kapasitas produksi mencapai sekitar 9.000 porsi per hari.
“Kami memasak dengan bahan dari pasar dan donasi. Respons masyarakat sangat baik, dan aparat kelurahan serta kecamatan membantu pendistribusian karena personel kami fokus memasak,” tambahnya.
Sebanyak 68 personel dikerahkan dan bekerja 24 jam sejak Kamis pekan lalu untuk menjalankan dapur lapangan tersebut.
“Kami menyesuaikan masa operasi dengan status tanggap darurat. Meski banyak warga sudah kembali untuk membersihkan rumah, kami tetap menyediakan makanan karena mereka belum bisa memasak,” ungkapnya.