Sabtu, 4 Juli 2026
Login Kirim Tulisan

“Perang Melawan Bullying! Pemkot Tangerang Bangun Sistem Perlindungan Berlapis untuk Amankan Setiap Anak

BAGIKAN:
“Perang Melawan Bullying! Pemkot Tangerang Bangun Sistem Per...
0
“Perang Melawan Bullying! Pemkot Tangerang Bangun Sistem Perlindungan Berlapis untuk Amankan Setiap Anak
Iklan

TANGERANG — Kekerasan dan bullying pada anak masih menjadi ancaman serius di berbagai lingkungan. Menjawab persoalan tersebut, Pemerintah Kota Tangerang terus memperkuat perlindungan anak melalui sistem berlapis yang melibatkan keluarga, sekolah, masyarakat, hingga layanan kesehatan di tingkat kelurahan.

Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak DP3AP2KB Kota Tangerang, Wilopo Tetuko Sigit, mengungkapkan bahwa penguatan keluarga menjadi fokus utama upaya perlindungan.

“Melalui program parenting yang rutin dilaksanakan setiap tahun, orang tua dilatih untuk memahami pola asuh positif dan cara mencegah kekerasan pada anak, termasuk perundungan. Tahun ini, terdapat 10 kegiatan parenting yang melibatkan orang tua, anak, serta penyandang disabilitas,” papar Wilopo, Rabu (26/11/25).

Bukan sekadar edukasi untuk orang tua, Pemkot Tangerang juga mendorong keterlibatan ayah melalui Sekolah Ayah, sebuah program yang dirancang untuk menegaskan bahwa ayah memiliki peran besar dalam menciptakan rasa aman bagi anak.

“Ayah memiliki peran penting dalam pola asuh. Kami ingin keluarga menjadi tempat pertama anak merasa aman,” jelasnya.

Di luar lingkup keluarga, Pemkot Tangerang turut menggerakkan masyarakat melalui pembentukan aktivis PATBM (Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat) yang sudah berjalan sejak 2017.

“Setiap tahun, 25 orang per kelurahan dilatih untuk bertindak sebagai pengawas dan pelapor terhadap kasus kekerasan anak di lingkungannya. Hingga kini, total 2.600 aktivis telah terbentuk dan aktif dalam perlindungan anak di tingkat lokal,” katanya.

Wilopo juga menambahkan bahwa Kota Tangerang terus memperluas kawasan aman bagi anak melalui berbagai fasilitas ramah anak.

”Selain itu, Kota Tangerang terus memperluas kawasan aman untuk anak dengan menghadirkan, 22 Kampung Ramah Anak di 13 kecamatan, 39 Puskesmas Ramah Anak, termasuk Puskesmas Panunggangan yang berstandar nasional,” tambahnya.***

Iklan
Gubernur Apresiasi Pengelolaan CSR Kota Serang, Dorong Kolaborasi Swasta untuk Percepatan Pembangunan
Artikel Selanjutnya

Gubernur Apresiasi Pengelolaan CSR Kota Serang, Dorong Kolaborasi Swasta untuk Percepatan Pembangunan

Iklan
Iklan
Penulis: Tiara Herawati
Diterbitkan: 26 November 2025, 22:22 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini