Sabtu, 10 Oktober 2026

Peran Agroindustri dalam Meningkatkan Nilai Pertanian Indonesia: Dari Gabah ke Beras Premium

BAGIKAN:
Peran Agroindustri dalam Meningkatkan Nilai Pertanian Indone...
0
Peran Agroindustri dalam Meningkatkan Nilai Pertanian Indonesia: Dari Gabah ke Beras Premium

Pernahkah kalian bertanya-tanya mengapa harga beras di supermarket bisa jauh lebih mahal dibandingkan harga gabah di tingkat petani? Ternyata, jawabannya adalah agroindustri, suatu industri yang mengolah bahan makanan mentah menjadi produk yang memiliki nilai lebih tinggi.

Masyarakat pedesaan di Indonesia masih fokus pada pertanian. Menurut data terbaru dari Badan Pusat Statistik tahun 2023, sekitar 29,4% tenaga kerja nasional masih bekerja di industri ini.

Artinya, sebagian besar masyarakat Indonesia masih bergantung pada hasil pertanian sebagai cara hidup mereka. Penelitian Febriani dan Satrianto (2022) menunjukkan bahwa transisi dari sistem pertanian tradisional ke industri modern sangat lambat.

Banyak petani yang masih menggunakan teknologi dan alat tradisional yang sederhana, sehingga produktivitas masih rendah.

Pada akhirnya agroindustri memainkan peran penting sebagai "juru selamat" yang memiliki kemampuan untuk mengubah citra pertanian Indonesia ke arah yang lebih maju dan menguntungkan.

Sederhananya, agroindustri adalah kegiatan mengubah bahan baku dari hewan atau tanaman menjadi produk yang lebih berharga dan menguntungkan. Salah satu contohnya bisa kita lihat pada pengolahan kedelai yang kini semakin populer.

Menurut penelitian Ardiansyah et al. (2022) tahu merupakan produk olahan pangan yang sangat disukai masyarakat Indonesia karena harganya murah, enak, dan mengandung banyak gizi. Tahu juga menjadi contoh nyata bagaimana agroindustri dapat mengubah bahan mentah seperti kedelai menjadi makanan siap konsumsi yang lebih menguntungkan secara ekonomi.

Agroindustri tidak hanya tentang pengolahan di pabrik besar. Agroindustri mencakup UMKM yang membuat keripik pisang di rumah, petani yang mengolah kopi menjadi bubuk kopi siap seduh, atau ibu-ibu rumah tangga yang membuat abon ikan.

Gebyar Apresiasi Perpustakaan Desa dan TBM Binaan Untirta Warnai Dies Natalis ke-44
Artikel Selanjutnya

Gebyar Apresiasi Perpustakaan Desa dan TBM Binaan Untirta Warnai Dies Natalis ke-44

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 13 Oktober 2025, 16:55 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Mengapa AI di Kampus Tidak Harus Ditakuti, tetapi Harus Dipahami

Konten dari Pengguna Opini Kamis, 8 Oktober 2026 | 12:02 WIB

Siswa MIS Ar-Raudhotun Nur Kenal Sejarah dan Budaya Garut Lewat Kunjungan Perpustakaan

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Rabu, 7 Oktober 2026 | 09:24 WIB

Indeks Integritas Pendidikan Banten Naik, Wagub Dimyati Bidik Level Adaptif

Konten Redaksi Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Aksi Nyata GASPOL UNESA: Belajar Gradien Menggunakan Desain Rampa

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Selasa, 6 Oktober 2026 | 12:42 WIB

SDN Tapos 1 Cadasari Berbenah, Revitalisasi Telan Anggaran Rp888 Juta

Konten Redaksi Kamis, 1 Oktober 2026 | 01:18 WIB

Tinjau Sekolah Rakyat di Lebak, Andra Soni Dorong Siswa Kejar Cita-cita

Konten Redaksi Rabu, 30 September 2026 | 21:10 WIB

Florencia Kirana Wilman: Bukti bahwa Siswi SMK Juga Bisa Berprestasi

Konten dari Pengguna Cerita Rabu, 30 September 2026 | 04:17 WIB

Cegah Tawuran dan Narkoba, Polsek Pamarayan Beri Edukasi kepada 650 Pelajar

Konten Redaksi Selasa, 29 September 2026 | 11:30 WIB

Quizizz Mission: Inovasi Ulangan Harian Berbasis Stimulus untuk Mendukung Pembelajaran Berkualitas di Kelas X MPLB

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Sabtu, 26 September 2026 | 02:13 WIB