Senin, 5 Oktober 2026

Peran Pati dalam Bahan Pangan: Lebih dari Sekadar Sumber Energi

BAGIKAN:
Peran Pati dalam Bahan Pangan: Lebih dari Sekadar Sumber Ene...
0
Peran Pati dalam Bahan Pangan: Lebih dari Sekadar Sumber Energi

Pati yang diekstrak secara global banyak digunakan baik untuk makanan maupun non-pangan; kira-kira 60% digunakan dalam makanan. Dalam makanan, pati berfungsi sebagai pengental, penstabil, dan pengganti lemak, digunakan dalam produk mulai dari saus, sup, produk roti, hingga makanan ringan.

Pati termodifikasi, dengan sifat yang disesuaikan, sangat penting untuk memastikan kecocokan dengan berbagai proses manufaktur. Misalnya, pati modifikasi Heat Moisture Treatment (HMT) digunakan dalam mie dan roti karena stabilitas panasnya, sementara pati terasetilasi, dengan kelarutan tinggi, digunakan dalam permen dan formulasi pangan.

Dalam dunia pengolahan pangan modern, pati juga sering dimodifikasi untuk menghasilkan sifat fungsional tertentu. Misalnya, pati termodifikasi banyak digunakan pada makanan instan agar tetap stabil meski disimpan lama.

Selain itu, industri minuman dan camilan juga memanfaatkan pati untuk menjaga kekentalan dan kestabilan produk selama proses distribusi. Bayangkan saja tanpa pati, banyak makanan favorit kita seperti pudding, nugget, hingga es krim mungkin tidak akan terasa sama.

Jadi, pati merupakan bahan baku yang serbaguna dan penting untuk nutrisi manusia dan industri pangan, dengan fungsionalitas yang sangat tergantung pada struktur molekuler dan arsitektur granulanya. Dengan adanya pati kita dapat membuat berbagai inovasi pangan.

Referensi:

Copeland, L., Blazek, J., Salman, H., & Tang, M. C. (2009). Form and Functionality of Starch. Food Hydrocolloids, 23(6), 1527–1534.

https://doi.org/10.1016/j.foodhyd.2008.09.016

Rahayu, R., Haryani, S., & Yuliani, S. (2023). Perbandingan Pati Modifikasi Heat Moisture Treatment, Asetilasi dan Kombinasi Ganda. JURNAL ILMIAH MAHASISWA PERTANIAN, 8(3), 394–401.

Makanan Terbuang, Petani Merugi? Ini Peran Teknologi yang Bisa Mengubah Nasib Pascapanen Indonesia
Artikel Selanjutnya

Makanan Terbuang, Petani Merugi? Ini Peran Teknologi yang Bisa Mengubah Nasib Pascapanen Indonesia

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 12 Oktober 2025, 19:26 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

10 Kebiasaan Pemicu Ketidakbahagiaan, Ini Dampaknya bagi Kesehatan

Konten Redaksi Minggu, 12 April 2026 | 21:30 WIB

Cara Menyimpan Makanan di Kulkas agar Tahan Lama

Konten Redaksi Minggu, 12 April 2026 | 21:00 WIB

Tips Tetap Produktif Meski Alami Hari Buruk di Kantor

Konten Redaksi Minggu, 12 April 2026 | 20:12 WIB

Sulit Berhenti Merokok? Ini dia Cara Efektifnya

Konten Redaksi Minggu, 12 April 2026 | 19:00 WIB

Cara Membedakan Madu Asli dan Palsu di Rumah

Konten Redaksi Minggu, 12 April 2026 | 17:00 WIB

Dari Scroll Jadi Sold: Cara @fahshop_24 Mengubah Penonton Menjadi Pembeli

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 9 April 2026 | 09:44 WIB

Bapas Tanjungpandan Gelar Pelatihan Barista untuk Klien Pemasyarakatan

Konten Redaksi Kamis, 2 April 2026 | 16:02 WIB

Rising Star Gabriell Elvareta Represents Indonesia in Kuala Lumpur Cultural Showcase

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Selasa, 31 Maret 2026 | 20:20 WIB