Rabu, 23 September 2026

DPKP Kabupaten Tangerang Kampanyekan Gerakan Stop Boros Pangan melalui Program Bantuan Dapur B2SA 2024

BAGIKAN:
DPKP Kabupaten Tangerang Kampanyekan Gerakan Stop Boros Pang...
0
DPKP Kabupaten Tangerang Kampanyekan Gerakan Stop Boros Pangan melalui Program Bantuan Dapur B2SA 2024

TANGERANG - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang melaksanakan Kampanye Gerakan Stop Boros Pangan melalui program Bantuan Pangan Dapur B2SA Tahun 2024 di Desa Curug Wetan, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang pada Kamis, 26 September 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menghindari pemborosan pangan dan mendorong pola konsumsi B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman).

Syaifullah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang, menekankan pentingnya gerakan ini agar masyarakat memahami betul makna Stop Boros Pangan. Ia menyatakan bahwa seringkali dalam acara-acara resepsi, masyarakat mengambil makanan dalam jumlah berlebihan, yang akhirnya banyak terbuang.

"Sebaiknya, ambil makanan secukupnya dengan prinsip gizi seimbang dan pastikan untuk menghabiskannya," jelas Syaifullah.

Di sisi lain, Kepala DPKP Kabupaten Tangerang, Asep Jatnika Sutrisno, menegaskan bahwa kampanye Stop Boros Pangan ini merujuk pada Surat Edaran Bupati Tangerang Nomor 11 Tahun 2024 tentang Gerakan Selamatkan Pangan. Surat edaran tersebut mengamanatkan pelaksanaan kampanye ini melalui berbagai kegiatan di Kabupaten Tangerang, termasuk program Dapur B2SA yang dilaksanakan di 6 kecamatan dan 10 desa.

"Kami tidak hanya memberikan bantuan pangan kepada warga Curug, tetapi juga mengajak masyarakat untuk tidak membeli atau mengonsumsi makanan secara berlebihan, serta selalu menghabiskan makanan yang diambil," ujar Asep Jatnika kepada para peserta kegiatan.

Lebih lanjut, Asep menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang telah mengeluarkan SE No. 11 Tahun 2024 untuk mendukung gerakan ini. Semua perangkat daerah, rumah sakit, kementerian agama, sekolah, universitas, asosiasi hotel dan restoran, pengusaha jasa boga, serta organisasi masyarakat diimbau untuk aktif dalam mengedukasi dan mensosialisasikan aksi Stop Boros Pangan.

Berikut beberapa langkah yang ditekankan dalam gerakan ini:

1. Mengambil makanan secukupnya dengan prinsip gizi seimbang dan memastikan makanan habis.
2.

Ketua DWP Banten Dorong Pencegahan Perundungan demi Kesehatan Mental Generasi Emas 2045
Artikel Selanjutnya

Ketua DWP Banten Dorong Pencegahan Perundungan demi Kesehatan Mental Generasi Emas 2045

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 29 September 2024, 10:20 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:50 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Polda Banten Gandeng PT Gyokai, 175 Alumni Poliran Sudah Masuk Dunia Kerja

Konten Redaksi Rabu, 23 September 2026 | 20:30 WIB

51 Wartawan Banten Dinyatakan Kompeten, UKW PWI Angkatan ke-28 Resmi Ditutup

Konten Redaksi Rabu, 23 September 2026 | 19:53 WIB

Setelah 16 Hari, Identitas Surakman Korban KM Arupadhatu 1 Akhirnya Terungkap

Konten Redaksi Rabu, 23 September 2026 | 18:13 WIB

RAZIA GABUNGAN DIGELAR, LAPAS SERANG PERKUAT KEAMANAN DAN KETERTIBAN

Konten dari Pengguna Siaran Pers Rabu, 23 September 2026 | 08:58 WIB

Pesan Kapolda Banten di UKW PWI: Kritis, Akurat dan Berpegang pada Etika

Konten Redaksi Selasa, 22 September 2026 | 20:45 WIB

Ketahanan Pangan Jadi Perhatian, Pemprov Banten Gandeng Akademisi dan Peneliti

Konten Redaksi Senin, 21 September 2026 | 18:22 WIB

Wagub Banten Minta BPKP Kawal APBD dari Hulu hingga Hilir

Konten Redaksi Senin, 21 September 2026 | 18:19 WIB

Banten Naik Dua Peringkat, Sabet Posisi 7 MTQ Nasional XXXI

Konten Redaksi Minggu, 20 September 2026 | 15:15 WIB

Pagi-Pagi, Lapas Serang Bagi Sarapan Gratis!

Konten dari Pengguna Siaran Pers Sabtu, 19 September 2026 | 17:26 WIB