Jumat, 2 Oktober 2026

Menggali Potensi Kopi Gunung Karang, Kilometer 0 Kopi Banten, dan Harapan Baru Industri Perkopian Global

BAGIKAN:
Menggali Potensi Kopi Gunung Karang, Kilometer 0 Kopi Banten...
0
Menggali Potensi Kopi Gunung Karang, Kilometer 0 Kopi Banten, dan Harapan Baru Industri Perkopian Global

Halo Warga Banten, Tahu Kamu?

Banten memiliki kekayaan yang mungkin belum sepenuhnya dikenal, yaitu kopi Gunung Karang, yang dikenal sebagai Kilometer 0 Kopi Banten. Apakah kamu tahu bahwa sejarah kopi di daerah ini bermula sejak masa Kesultanan Banten?

Kini, dengan potensi yang begitu besar, kopi Gunung Karang sedang digali lebih dalam untuk memanfaatkan warisan sejarahnya dan menjadikannya sebagai harapan baru dalam industri perkopian global. Mari kita dukung dan saksikan bersama bagaimana kopi Gunung Karang dapat membawa perubahan positif dan kesuksesan di tingkat dunia.

Banten memiliki kekayaan alam yang mungkin belum banyak dikenal, salah satunya adalah kopi Gunung Karang. Beberapa bulan lalu, kami melakukan penelitian untuk menggali potensi kopi dari wilayah ini, yang dikenal sebagai titik KM 0 Kopi Banten.

Pada Rabu, 15 Mei 2024 lalu, kami mengunjungi Kantor Dinas Pertanian Provinsi Banten dan disambut oleh Kepala Dinas, Agus M. Tauchid. Kehadiran kami disertai dengan penyajian beberapa cangkir kopi yang menjadi fokus pembicaraan.

Agus M. Tauchid memaparkan optimisme tentang Imah Kopi Gunung Karang, yang diharapkan dapat bersaing di pasar kopi global. Ia menjelaskan bahwa lokasi budidaya kopi di Kelurahan Juhut-Pandeglang, yang dikenal sebagai titik KM 0 Kopi Banten, dipilih dengan pertimbangan sejarah dan potensi.

Menurut Agus, sejarah kopi di Banten berawal dari masa Kesultanan Banten, ketika VOC mulai memperkenalkan rempah-rempah di pelabuhan Karangantu, termasuk kopi. Gunung Karang, yang merupakan lokasi pertama pembudidayaan kopi, memiliki pohon kopi robusta berusia lebih dari seratus tahun.

Meskipun sempat ditinggalkan selama penjajahan VOC, kopi robusta Gunung Karang tetap memiliki potensi yang belum sepenuhnya dimanfaatkan.

Eman Sulaeman Terpilih Aklamasi sebagai Ketum HMI Cabang Serang 2024-2025
Artikel Selanjutnya

Eman Sulaeman Terpilih Aklamasi sebagai Ketum HMI Cabang Serang 2024-2025

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 17 September 2024, 21:50 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Kronik Etimologi: Kisah di Balik Penciptaan Nama “Annevenmarèyls”

Konten dari Pengguna Cerita Jumat, 2 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Film Langkah Kecil Menuju Pulih Nembus 5.000 Penonton

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Minggu, 23 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Beyond the Beach: Ketika Wisatawan Meracik Cerita dan Suvenirnya Sendiri di Bali

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 20 Agustus 2026 | 10:27 WIB

Mengenal Taruli Phalti Patuan, Kajari Purbalingga yang Tegas dan Humanis

Konten Redaksi Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:39 WIB

Menjemput Fajar Abad Kedua Mathla’ul Anwar

Konten Redaksi Senin, 10 Agustus 2026 | 16:33 WIB

Mengenal Ripsky Ardiansyah, Tiktoker Asal Karawang dengan Julukan "Duda Muda" yang Viral

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Senin, 3 Agustus 2026 | 09:52 WIB