Minggu, 4 Oktober 2026

Stasiun Serang: Sejarah dan Fungsi

BAGIKAN:
Stasiun Serang: Sejarah dan Fungsi
0
Stasiun Serang: Sejarah dan Fungsi

DISTRIKBANTENNEWS.COM - Stasiun Serang adalah stasiun kereta api kelas I yang terletak di Jalan Ki Tapa No. 2, Cimuncang, Kecamatan Serang, Kota Serang, Provinsi Banten. Stasiun ini merupakan stasiun utama di Kota Madani, yang melayani perjalanan kereta api lokal dengan rute Rangkasbitung–Merak.

Stasiun ini juga menjadi salah satu situs cagar budaya di Banten, karena memiliki bangunan yang berarsitektur Indis dan bersejarah.

Sejarah Stasiun Serang

Stasiun Serang dibangun oleh perusahaan Staatsspoorwegen (SS) pada tahun 1900, sebagai bagian dari jalur kereta api yang menghubungkan Rangkasbitung dengan Serang dan Anyer Kidul. Jalur ini dibuat untuk memfasilitasi mobilitas penumpang dan barang dari Batavia (Jakarta) ke kawasan Banten.

Pada tahun 1914, dibuat sebuah jalur percabangan di Stasiun Krenceng yang menuju ke Merak, untuk melayani Pelabuhan Merak yang menjadi pintu masuk ke Lampung.

Bangunan Stasiun Serang memiliki bentuk persegi panjang yang memanjang dari utara ke selatan, menghadap ke arah barat. Atap bangunannya bermodel atap pelana, dengan kerangka atap kayu dan genting sebagai penutup atapnya.

Pintu dan jendela bangunan berukuran besar, menggunakan material kayu bermodel krepyak. Bangunan ini mengadaptasi gaya arsitektur Eropa dengan kondisi lingkungan alam tropis Indonesia.

Bangunan ini juga identik dengan penggunaan pola garis lurus dan material alam. Bagian peron bangunan terdapat tiang-tiang kayu dengan motif sulur dan ampig pada sisi kanan dan kiri.

Fungsi Stasiun Serang

Stasiun Serang melayani kereta api lokal yang beroperasi setiap hari yaknibrute Rangkasbitung–Merak. Kereta api ini mengangkut penumpang dari dan ke kota-kota di sepanjang jalur, seperti Rangkasbitung, Serang, Cilegon, dan Merak.

Banten: Kejayaan Masa Lalu, Kemajuan Masa Kini, dan Potensi Masa Depan
Artikel Selanjutnya

Banten: Kejayaan Masa Lalu, Kemajuan Masa Kini, dan Potensi Masa Depan

Penulis: Mardiana Akin
Diterbitkan: 2 Februari 2024, 17:18 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:50 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Kronik Etimologi: Kisah di Balik Penciptaan Nama “Annevenmarèyls”

Konten dari Pengguna Cerita Jumat, 2 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Film Langkah Kecil Menuju Pulih Nembus 5.000 Penonton

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Minggu, 23 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Beyond the Beach: Ketika Wisatawan Meracik Cerita dan Suvenirnya Sendiri di Bali

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 20 Agustus 2026 | 10:27 WIB

Mengenal Taruli Phalti Patuan, Kajari Purbalingga yang Tegas dan Humanis

Konten Redaksi Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:39 WIB

Menjemput Fajar Abad Kedua Mathla’ul Anwar

Konten Redaksi Senin, 10 Agustus 2026 | 16:33 WIB

Mengenal Ripsky Ardiansyah, Tiktoker Asal Karawang dengan Julukan "Duda Muda" yang Viral

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Senin, 3 Agustus 2026 | 09:52 WIB