Rabu, 7 Oktober 2026

Muhammad Hakim, Pengusaha Skincare Termuda Indonesia, Luncurkan Keem Skincare di Usia 17 Tahun

BAGIKAN:
Muhammad Hakim, Pengusaha Skincare Termuda Indonesia, Luncur...
0
Muhammad Hakim, Pengusaha Skincare Termuda Indonesia, Luncurkan Keem Skincare di Usia 17 Tahun

JAKARTA - Muhammad Hakim, pada usia 17 tahun, telah mencatatkan namanya sebagai salah satu pengusaha skincare termuda di Indonesia. Remaja asal Jakarta yang baru duduk di bangku Kelas II SMA Global Prestasi School ini meluncurkan brand Keem Skincare akhir pekan ini, di Fyne Kafe, Jalan Wijaya, Jakarta Selatan.

Minggu, (21/7/24).

Hakim menghadirkan inovasi dalam produk perawatan kulit yang khusus ditujukan bagi pria, dengan fokus utama menangani masalah kulit berminyak yang banyak dialami oleh pria di Indonesia.

"Kebanyakan pria di Indonesia memiliki kulit berminyak. Jadi, aku fokus membuat face wash yang benar-benar bisa menghilangkan minyak," jelas Hakim.

Keem Skincare memulai debutnya dengan produk face wash, moisturizer, dan serum, yang semuanya dirancang khusus untuk pria. Peluncuran ini bertepatan dengan ulang tahun ke-17 Hakim dan dihadiri oleh selebriti Thariq Halilintar yang juga didapuk sebagai brand ambassador.

"Saya turut berbahagia melihat pencapaian Hakim yang sudah berusia 17 tahun dan secara resmi menjadi dewasa," kata Thariq kepada sejumlah awak media.

Thariq memberikan dukungan penuh terhadap langkah besar Hakim di usia muda.

"Semoga Hakim bisa terus bersinar. Dia anak muda yang sangat aktif dan selalu punya ide-ide brilian. All the best for Hakim, 100% support dari aku," tambahnya. Kehadiran Keem Skincare diharapkan tidak hanya memberikan dampak positif bagi industri kecantikan, tetapi juga membuka banyak lapangan kerja bagi masyarakat.

Dengan semangat dan kerja kerasnya, Hakim optimis bahwa Keem Skincare akan sukses di pasar.

Harga Gabah Kering Simpan Naik Signifikan di Kabupaten Lebak, Mencapai Rp7.500 per Kilogram
Artikel Selanjutnya

Harga Gabah Kering Simpan Naik Signifikan di Kabupaten Lebak, Mencapai Rp7.500 per Kilogram

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 21 Juli 2024, 18:59 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:50 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Inflasi Terkendali, Dompet Tetap Tertekan: Mengapa Angka Rata-rata Tidak Cukup?

Konten dari Pengguna Opini Sabtu, 3 Oktober 2026 | 14:05 WIB

DPRD Setujui APBD Perubahan 2026, Andra Soni Fokus Kejar Target RPJMD

Konten Redaksi Rabu, 30 September 2026 | 15:09 WIB

Rupiah Anjlok per Hari Ini, Dolar AS Makin Perkasa

Konten Redaksi Senin, 28 September 2026 | 16:42 WIB

Notaris Jember Ungkap Aspek Hukum Pendirian PT oleh Pasangan Suami Istri

Konten dari Pengguna Opini Minggu, 27 September 2026 | 20:48 WIB

Dimyati: Banten Punya Modal Kuat Jadi Pusat Industri Halal

Konten Redaksi Jumat, 25 September 2026 | 16:34 WIB

Dari Biang Sabun Jadi Cuan, Siswa Belajar Produksi hingga Pemasaran Sabun Cuci Piring

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 24 September 2026 | 15:38 WIB

Pemprov Banten Dorong Pemerataan Ekonomi Digital

Konten Redaksi Kamis, 24 September 2026 | 06:08 WIB

KKN Tematik Wasesa Unimus Dampingi 676 Warga Kalicari Manfaatkan Layanan Administrasi Kependudukan Digital

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Sabtu, 19 September 2026 | 09:49 WIB

Manfaatkan Lahan Idle, Warga Binaan Lapas Batang Belajar Budidaya Melon melalui Polybag

Konten dari Pengguna Siaran Pers Jumat, 11 September 2026 | 11:00 WIB