Rabu, 7 Oktober 2026

Dari Balik Lapas, Lamoria Puff Tape Hidupkan Kembali Cita Rasa Peuyeum Bandung

BAGIKAN:
Dari Balik Lapas, Lamoria Puff Tape Hidupkan Kembali Cita Ra...
0
Dari Balik Lapas, Lamoria Puff Tape Hidupkan Kembali Cita Rasa Peuyeum Bandung

BANDUNG – Dari balik tembok Lapas Perempuan Kelas IIA Bandung, lahir sebuah inovasi kuliner yang tidak sekadar menawarkan cita rasa. Lamoria Puff Tape menjadi bukti kreativitas warga binaan sekaligus upaya menghidupkan kembali kejayaan peuyeum sebagai salah satu ikon kuliner Bandung.

Produk olahan tape tersebut kini dikembangkan sebagai produk unggulan pembinaan dan digadang-gadang menjadi salah satu pilihan oleh-oleh khas Bandung.

Kepala Lapas Perempuan Bandung, Rika, optimistis Lamoria Puff Tape dapat diterima masyarakat, termasuk wisatawan yang mencari oleh-oleh khas Bandung.

“Kami sangat optimis Puff Tape Lamoria akan diminati oleh warga Bandung dan wisatawan yang ingin membawa oleh-oleh dari Bandung,” ujar Rika, Selasa (6/10/2026).

Pemilihan tape sebagai bahan utama bukan tanpa alasan. Bandung sejak lama dikenal sebagai Kota Peuyeum. Melalui Lamoria Puff Tape, Lapas Perempuan Bandung ingin menghadirkan kembali cita rasa tersebut dalam bentuk yang lebih modern.

“Dulu kalau ke Bandung orang-orang pasti tanya peuyeumnya mana. Walaupun sekarang sudah rada tergerus zaman, kami ingin membangkitkan kenangan itu lagi melalui Lamoria Puff Tape,” jelas Rika.

Enam Tahun Meramu Resep

Di balik produk yang kini dipasarkan tersebut, tersimpan kisah perjuangan salah seorang warga binaan. Lamoria Puff Tape merupakan hasil kreasi warga binaan yang melalui proses pengembangan selama sekitar enam tahun hingga akhirnya menemukan resep yang dianggap paling sesuai.

Inflasi Terkendali, Dompet Tetap Tertekan: Mengapa Angka Rata-rata Tidak Cukup?
Artikel Selanjutnya

Inflasi Terkendali, Dompet Tetap Tertekan: Mengapa Angka Rata-rata Tidak Cukup?

Diterbitkan: 7 Oktober 2026, 09:26 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Inflasi Terkendali, Dompet Tetap Tertekan: Mengapa Angka Rata-rata Tidak Cukup?

Konten dari Pengguna Opini Sabtu, 3 Oktober 2026 | 14:05 WIB

DPRD Setujui APBD Perubahan 2026, Andra Soni Fokus Kejar Target RPJMD

Konten Redaksi Rabu, 30 September 2026 | 15:09 WIB

Rupiah Anjlok per Hari Ini, Dolar AS Makin Perkasa

Konten Redaksi Senin, 28 September 2026 | 16:42 WIB

Notaris Jember Ungkap Aspek Hukum Pendirian PT oleh Pasangan Suami Istri

Konten dari Pengguna Opini Minggu, 27 September 2026 | 20:48 WIB

Dimyati: Banten Punya Modal Kuat Jadi Pusat Industri Halal

Konten Redaksi Jumat, 25 September 2026 | 16:34 WIB

Dari Biang Sabun Jadi Cuan, Siswa Belajar Produksi hingga Pemasaran Sabun Cuci Piring

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 24 September 2026 | 15:38 WIB

Pemprov Banten Dorong Pemerataan Ekonomi Digital

Konten Redaksi Kamis, 24 September 2026 | 06:08 WIB

KKN Tematik Wasesa Unimus Dampingi 676 Warga Kalicari Manfaatkan Layanan Administrasi Kependudukan Digital

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Sabtu, 19 September 2026 | 09:49 WIB

Manfaatkan Lahan Idle, Warga Binaan Lapas Batang Belajar Budidaya Melon melalui Polybag

Konten dari Pengguna Siaran Pers Jumat, 11 September 2026 | 11:00 WIB