Sabtu, 3 Oktober 2026

Harga Gabah Kering Simpan Naik Signifikan di Kabupaten Lebak, Mencapai Rp7.500 per Kilogram

BAGIKAN:
Harga Gabah Kering Simpan Naik Signifikan di Kabupaten Lebak...
0
Harga Gabah Kering Simpan Naik Signifikan di Kabupaten Lebak, Mencapai Rp7.500 per Kilogram

LEBAK - Harga gabah kering simpan di penggilingan Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, telah mengalami kenaikan signifikan dalam dua bulan terakhir, mencapai Rp7.500 per kilogram. Sebelumnya, harga tersebut berada di angka Rp6.000 per kilogram, yang berdampak langsung pada kenaikan harga beras di pasaran.

Bambang (55), pemilik penggilingan di Warunggunung, Kabupaten Lebak, mengatakan, "Kami masih memproduksi beras dari gabah kering simpan yang kami terima dari petani." Gabah yang diterima disimpan di gudang dan dijemur sebelum diproses menjadi beras.

Kenaikan harga gabah ini turut dipengaruhi oleh harga beras di pasaran yang mencapai harga eceran tertinggi (HET) Rp12.500 per kilogram.

Bambang menambahkan, "Kami menjual beras dengan harga Rp12.500 per kilogram dan menyuplai hingga 30 ton per bulan ke Pasar Tradisional Rangkasbitung."

Ruhiana, Ketua Kelompok Tani Sukabungah di Desa Tambakbaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, menyebutkan bahwa harga gabah kering simpan kini mencapai Rp7.500 per kilogram setelah penyesuaian dari Badan Pangan Nasional (Bapanas). Dia juga menjelaskan bahwa saat ini petani belum memasuki musim panen raya, yang menyebabkan harga gabah meningkat.

Saat ini, harga beras jenis medium berkisar antara Rp14.000 per kilogram untuk KW 1, Rp13.500 per kilogram untuk KW 2, dan Rp12.600 per kilogram untuk KW 3. Ruhiana menyatakan, "Kami sebagai petani merasa senang dengan kenaikan harga gabah ini."

Deni Iskandar, Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, mengatakan bahwa pemerintah menyambut baik kenaikan harga gabah kering simpan menjadi Rp7.500 per kilogram, yang lebih tinggi dari harga patokan pemerintah (HPP) sebesar Rp5.100 per kilogram. Ia menambahkan, "Kenaikan harga gabah ini berpotensi meningkatkan pendapatan ekonomi petani dan kesejahteraan keluarga mereka."

Menurut Deni, jika panen menghasilkan lima ton gabah kering simpan dengan harga Rp7.500 per kilogram, pendapatan petani bisa mencapai puluhan juta rupiah per hektare. (*)

(red)

KKP Berikan Bantuan Peralatan Tangkap Ikan untuk Nelayan Panimbang, Dorong Peningkatan Ekonomi
Artikel Selanjutnya

KKP Berikan Bantuan Peralatan Tangkap Ikan untuk Nelayan Panimbang, Dorong Peningkatan Ekonomi

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 21 Juli 2024, 13:53 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:50 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

DPRD Setujui APBD Perubahan 2026, Andra Soni Fokus Kejar Target RPJMD

Konten Redaksi Rabu, 30 September 2026 | 15:09 WIB

Rupiah Anjlok per Hari Ini, Dolar AS Makin Perkasa

Konten Redaksi Senin, 28 September 2026 | 16:42 WIB

Notaris Jember Ungkap Aspek Hukum Pendirian PT oleh Pasangan Suami Istri

Konten dari Pengguna Opini Minggu, 27 September 2026 | 20:48 WIB

Dimyati: Banten Punya Modal Kuat Jadi Pusat Industri Halal

Konten Redaksi Jumat, 25 September 2026 | 16:34 WIB

Dari Biang Sabun Jadi Cuan, Siswa Belajar Produksi hingga Pemasaran Sabun Cuci Piring

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 24 September 2026 | 15:38 WIB

Pemprov Banten Dorong Pemerataan Ekonomi Digital

Konten Redaksi Kamis, 24 September 2026 | 06:08 WIB

KKN Tematik Wasesa Unimus Dampingi 676 Warga Kalicari Manfaatkan Layanan Administrasi Kependudukan Digital

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Sabtu, 19 September 2026 | 09:49 WIB

Manfaatkan Lahan Idle, Warga Binaan Lapas Batang Belajar Budidaya Melon melalui Polybag

Konten dari Pengguna Siaran Pers Jumat, 11 September 2026 | 11:00 WIB

Rupiah Menguat, Tembus Rp17.640 per Dolar

Konten Redaksi Senin, 7 September 2026 | 19:46 WIB