Perjalanannya tidak berhenti sampai di sana. Uyun kembali membuktikan kemampuannya dengan meraih posisi Wakil I Duta Untirta, atau juara kedua dalam ajang duta tingkat universitas.
Uyun merupakan sosok remaja yang Aktif Berorganisasi, Belajar Memimpin, dan Berani Mengambil Peran

Di balik prestasinya dalam dunia duta kampus, Uyun juga dikenal sebagai mahasiswa yang aktif dalam organisasi kemahasiswaan. Ia tidak hanya hadir sebagai anggota, tetapi juga mengambil berbagai peran strategis dalam pelaksanaan kegiatan dan pengembangan organisasi.
Pengalamannya mencakup keterlibatan sebagai koordinator acara dalam berbagai kegiatan, ketua pelaksana, hingga kepala divisi di himpunan jurusannya. Beragam tanggung jawab tersebut memberinya kesempatan untuk belajar lebih jauh mengenai kepemimpinan, manajemen kegiatan, koordinasi tim, komunikasi, serta kemampuan menyelesaikan persoalan.
Menjalankan berbagai peran tentu bukan perkara mudah. Ada waktu yang harus dibagi, tanggung jawab yang perlu diselesaikan, serta tantangan yang menuntut kemampuan untuk menentukan prioritas. Namun, bagi Uyun, organisasi justru menjadi ruang belajar yang melengkapi proses pendidikannya di bangku kuliah.
Melalui organisasi, ia belajar bahwa kepemimpinan tidak hanya tentang memberikan arahan, tetapi juga tentang kesediaan untuk mendengarkan, bekerja sama, mengambil keputusan, dan bertanggung jawab atas setiap amanah yang diberikan.

Pengalaman tersebut juga memperkuat keyakinannya bahwa pengembangan diri tidak harus dibatasi pada ruang kelas. Kampus menyediakan banyak kesempatan untuk belajar, dan organisasi menjadi salah satu ruang penting untuk mengubah pengetahuan menjadi keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan nyata.
Bagi Uyun, menjadi mahasiswa bukan hanya tentang seberapa tinggi nilai akademik yang diperoleh, tetapi juga tentang seberapa banyak proses yang dijalani, kemampuan yang dikembangkan, dan kontribusi yang dapat diberikan.