“Setelah menyelesaikan studi di Taiwan, mereka bisa langsung bekerja di Taiwan atau bekerja di perusahaan Taiwan yang berinvestasi di Indonesia,” kata Aat, yang sejak 2025 mendapat amanah sebagai Direktur Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) PWI.
Menurutnya, kesempatan tersebut dapat memberikan manfaat ganda, yakni meningkatkan kompetensi tenaga kerja Indonesia sekaligus memperkuat hubungan industri dan investasi antara Taiwan dan Indonesia.
Investasi Taiwan Buka Peluang Usaha dan Lapangan Kerja
Selain pendidikan, Aat menilai investasi perusahaan Taiwan di Indonesia turut berkontribusi terhadap perekonomian nasional. Kehadiran investasi tersebut berpotensi membuka lapangan kerja, memperluas kesempatan usaha, serta mendorong transfer pengetahuan dan teknologi.
Dalam bidang perdagangan, Taiwan juga dinilai sebagai mitra strategis bagi Indonesia, khususnya dalam mendukung keterlibatan Indonesia dalam rantai pasok internasional.
Sejumlah produk yang disebut memiliki keterkaitan dalam perdagangan kedua pihak antara lain alat kesehatan, peralatan golf, sepeda, dan barang elektronik.
Hubungan perdagangan tersebut dinilai saling melengkapi. Taiwan memiliki kapasitas industri dan kinerja ekspor yang kuat, sedangkan Indonesia memasok berbagai produk, termasuk bahan baku yang dibutuhkan industri Taiwan.
Aat berharap potensi perdagangan dan investasi tersebut dapat terus dikembangkan sehingga memberikan nilai tambah bagi industri nasional dan memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat.