“Saya pulang dia nge-chat saya, 'Nong, udah TF belum?' 'Belum,' kata saya. Ya sudah itu, langsung ke BRILink nge-TF ke nama HK,” ungkapnya.
AI mengatakan uang yang diberikan tersebut dimaksudkan untuk proses masuk kerja ke PT Luncheong Brother.
Sudah Menunggu Berbulan-bulan
IH yang juga melamar melalui HK mengaku mengalami hal serupa. Ia menyerahkan uang muka Rp2 juta dan dijanjikan sisanya dibayarkan setelah diterima bekerja.
Namun, hingga kini pekerjaan yang dijanjikan belum terealisasi.
“Ya sama saya disuruh TF juga sebesar Rp2 juta untuk DP dan sisanya setelah masuk kerja, tapi sampai sekarang enggak ada kabar,” ujar IH.
Menurut IH, ketika menanyakan kelanjutan proses tersebut, dirinya hanya diminta bersabar dan menunggu informasi.
“Dijanjikannya kayak gitu doang. Bilangnya, 'Sabar ya, sabar, belum ada info, nanti saya tanyain ke suami saya.' Kami maunya diproses hukum saja sekalian. Kami sudah memohon-mohon, tapi jawabnya begitu terus, ngejanjiin,” katanya.