Ratu menegaskan, integritas tidak berhenti pada pemahaman terhadap aturan. Nilai tersebut harus diwujudkan melalui tindakan nyata, seperti bersikap jujur, bertanggung jawab, transparan, dan profesional dalam menjalankan tugas.
“Integritas bukan hanya pengetahuan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan. Apa yang kita kerjakan harus sesuai dengan aturan dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.
Menurut Ratu, budaya integritas yang kuat di lingkungan perusahaan dapat mendorong setiap individu untuk ikut mengambil peran dalam mencegah praktik korupsi maupun berbagai bentuk penyimpangan.
Ia berharap kegiatan penyuluhan tersebut dapat memperkuat komitmen tenaga kerja PT Haleyora Powerindo untuk membangun lingkungan kerja yang berintegritas serta mendukung terciptanya pelayanan yang profesional.
“Kita tanamkan budaya integritas dalam diri kita,” pungkasnya.