Minggu, 20 September 2026

150 Warga Kragilan Teken Petisi, Desak Galian C Ditutup

BAGIKAN:
150 Warga Kragilan Teken Petisi, Desak Galian C Ditutup
0
150 Warga Kragilan Teken Petisi, Desak Galian C Ditutup

SERANG — Sebanyak 150 warga ikut membubuhkan tanda tangan dalam petisi dukungan penutupan aktivitas galian C di wilayah Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Minggu (20/9/2026).

Penandatanganan petisi tersebut digelar Forum Masyarakat Kragilan Peduli Lingkungan (FMKPL) di Lapangan Ciujung Damai, Kecamatan Kragilan. Kegiatan menjadi wadah penyampaian aspirasi masyarakat terkait aktivitas galian C yang dinilai berdampak terhadap kondisi lingkungan dan kehidupan warga.

Kegiatan dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dan mendapat pengamanan dari personel Polres Serang bersama Polsek Kragilan. Pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian penyampaian aspirasi berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Sejumlah unsur Forkopimcam Kragilan turut hadir, di antaranya Camat Kragilan, Kapolsek Kragilan, Danramil Kragilan, Kanit III Satintelkam Polres Serang, Kanit Intel Polsek Kragilan, Ps. Kanit Binmas Polsek Kragilan serta personel kepolisian yang ditugaskan melakukan pengamanan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan FMKPL sekitar pukul 08.00 WIB untuk memasang petisi. Sejak pukul 09.00 WIB, warga Ciujung Damai mulai berdatangan secara bergantian untuk membubuhkan tanda tangan sebagai bentuk dukungan terhadap tuntutan penutupan aktivitas galian C.

Ketua FKUB Kabupaten Serang sekaligus tokoh masyarakat Kecamatan Kragilan, Ustad Jangkrik, dalam sambutannya mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut.

Ia mengatakan, penandatanganan petisi merupakan salah satu bentuk kepedulian masyarakat terhadap kondisi lingkungan di wilayah Kragilan.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung penghentian aktivitas galian C setelah dilaksanakannya inspeksi mendadak (sidak) oleh Menteri Desa.

Ruwatan Bumi Akbar 2026 Digelar di Cidahu, Warga Dua Desa Bersatu Lestarikan Budaya
Artikel Selanjutnya

Ruwatan Bumi Akbar 2026 Digelar di Cidahu, Warga Dua Desa Bersatu Lestarikan Budaya

Diterbitkan: 20 September 2026, 15:20 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Warung Terbakar di Puspemkab Serang, Polisi Kerahkan Mobil AWC

Konten Redaksi Minggu, 20 September 2026 | 17:01 WIB

Warga Keluhkan Bau Kotoran Ayam di Mander, Polsek Pamarayan Turun Tangan

Konten Redaksi Minggu, 20 September 2026 | 16:59 WIB

150 Warga Kragilan Teken Petisi, Desak Galian C Ditutup

Konten Redaksi Minggu, 20 September 2026 | 15:20 WIB

Kades Bendung Buka Suara soal Rutilahu Aminah

Konten Redaksi Sabtu, 19 September 2026 | 20:49 WIB

Bertahun-tahun Tinggal di Gubuk, Lansia Tanara Menanti Bedah Rumah

Konten Redaksi Sabtu, 19 September 2026 | 15:55 WIB

Baznas Turun Cek Rumah Korban Kebakaran Pontang, Rencana Rutilahu Terkendala

Konten Redaksi Kamis, 17 September 2026 | 22:21 WIB

Abu Vulkanik Menebal, Polsek Cikande Semprot Jalan dan Kirim 8.000 Liter Air

Konten Redaksi Kamis, 17 September 2026 | 20:59 WIB

Kecamatan Pontang Gerak Cepat, Bantuan Korban Kebakaran Langsung Turun

Konten Redaksi Kamis, 17 September 2026 | 13:40 WIB

Bendungan Sindangheula Jadi Pusat Kemariahan HUT Desa ke-47

Konten Redaksi Kamis, 17 September 2026 | 12:33 WIB

Kecamatan Pontang Perjuangkan Bantuan untuk Korban Rumah Terbakar

Konten Redaksi Rabu, 16 September 2026 | 19:00 WIB