Buku Matematika Rp80 Ribu Disebut Wajib Dibeli, SMPN 1 Menes Diminta Klarifikasi
PANDEGLANG – Keluhan terkait pembelian buku pelajaran mencuat di SMP Negeri 1 Menes, Kabupaten Pandeglang. Sejumlah wali murid mempertanyakan adanya buku paket Matematika untuk siswa kelas 7 yang disebut harus dibeli dengan harga Rp80 ribu per siswa.
Salah seorang wali murid yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengaku keberatan dengan kewajiban tersebut. Menurutnya, pembelian buku menjadi persoalan bagi orang tua, terutama mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi.
“Buku paketnya Rp80 ribu dan katanya wajib dibeli. Kami sebagai orang tua tentu mempertanyakan, apalagi selama ini pemerintah mendorong pendidikan yang terjangkau bagi masyarakat,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (18/9/2026).
Ia berharap pihak sekolah dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai dasar, mekanisme, serta pihak yang menginisiasi pembelian buku tersebut.
“Kalau bagi orang tua yang mampu mungkin tidak masalah. Tapi bagi yang ekonominya pas-pasan, Rp80 ribu tetap terasa. Jangan sampai orang tua justru terbebani dengan kebutuhan sekolah,” katanya.
Wali murid itu juga mengaku tidak pernah mengikuti musyawarah formal yang membahas pembelian buku tersebut. Ia pun menyebut tidak memperoleh kuitansi resmi atas pembayaran yang dilakukan.
Keluhan tersebut kini menjadi perhatian karena menyangkut transparansi pengadaan maupun mekanisme pembelian buku di lingkungan satuan pendidikan.
Namun demikian, informasi mengenai dugaan kewajiban membeli buku tersebut masih perlu diverifikasi lebih lanjut. Belum dapat dipastikan apakah pembelian itu merupakan kebijakan resmi sekolah, kesepakatan tertentu, atau inisiatif lain.