Buku Matematika Rp80 Ribu Disebut Wajib Dibeli, SMPN 1 Menes Diminta Klarifikasi
Kepala Sekolah Akan Lakukan Pengecekan
Kepala SMPN 1 Menes, Baihaki, mengaku belum mengetahui adanya praktik penjualan buku Matematika kepada siswa di sekolah yang dipimpinnya.
Ia meminta informasi tersebut terlebih dahulu diperiksa untuk memastikan kebenarannya.
“Selidiki dulu kebenarannya, siapa tahu anaknya ngabibisa (membuat alasan atau berbohong) kepada orang tuanya untuk keperluan yang lain,” kata Baihaki saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Jumat (18/9/2026).
Menurut Baihaki, pihak sekolah membutuhkan informasi yang lebih spesifik untuk melakukan pengecekan internal. Ia meminta nama siswa dan kelas yang disebut membeli buku tersebut.
Namun, identitas wali murid tidak disampaikan kepada pihak sekolah. Media memilih merahasiakan identitas narasumber sebagai bagian dari perlindungan terhadap sumber berita sesuai prinsip Kode Etik Jurnalistik.
Baihaki menegaskan, dirinya secara kedinasan belum mengetahui adanya guru yang menjual buku kepada siswa.
“Saya tidak mengetahui ada guru yang menjual buku itu. Nanti saya cross-check dulu besok supaya lebih valid dan akurat,” ujarnya.