Ikuti Kami
Senin, 7 September 2026 Versi Web

Waspada Hoaks! Video Isu Tsunami dan Erupsi Krakatau di Pandeglang Dipastikan Bohong

Konten Redaksi
Penulis: Hasan Komarudin  | Penulis: Redaksi
Minggu, 6 September 2026 | 23:08 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

PANDEGLANG — Masyarakat diimbau untuk lebih bijak dan teliti dalam menyaring informasi di media sosial, khususnya terkait isu kebencanaan. Kepolisian dan otoritas setempat menegaskan bahwa rekaman video yang menarasikan kepanikan warga akibat tsunami dan erupsi Gunung Anak Krakatau di Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang, Banten, merupakan kabar bohong (hoaks).

Beredarnya video tersebut sempat memicu kekhawatiran publik sebelum akhirnya dibantah secara langsung oleh fakta di lapangan dan pernyataan resmi kepolisian.

Fenomena hoaks kebencanaan ini bermula dari unggahan video yang memperlihatkan lalu lintas kendaraan pada malam hari. Perekam menyertakan narasi provokatif yang mengeklaim air laut telah naik meluap ke kawasan Ciseket akibat letusan Gunung Anak Krakatau.

Perekam juga mendesak warganet untuk membagikan video tersebut guna meminta konfirmasi dari BMKG. Namun, rekaman itu sama sekali tidak menampilkan bukti visual genangan air, luapan laut, maupun kondisi bencana secara faktual.

Menanggapi rumor yang beredar cepat di media sosial, rekaman situasi terkini di perempatan Ciseket dan kawasan sekitarnya menunjukkan kondisi sebaliknya. Jalanan tampak tenang, lalu lintas berjalan normal, dan aktivitas pertokoan warga berlangsung seperti biasa tanpa adanya genangan air maupun tanda-tanda ancaman tsunami.

Guna menenangkan masyarakat dan menghentikan rumor liar, Bhabinkamtibmas Desa Sobang Polsek Panimbang, Aipda Ibnu Setiyadi, memberikan pernyataan resmi langsung dari wilayah Sobang pada Minggu malam (6/9/2026).

"Sehubungan dengan maraknya beredar video tentang masyarakat Sobang yang mengungsi akibat tsunami dan letusan Gunung Krakatau, dengan ini saya menyatakan bahwa video tersebut TIDAK BENAR (HOAKS). Sekarang situasinya tidak ada yang mengungsi, masyarakat Sobang pun tidak merasakan ada hal-hal yang tidak diinginkan. Situasi aman dan kondusif," tegas Aipda Ibnu dalam rekaman resminya.

Masyarakat diimbau agar selalu melakukan saring sebelum saring terhadap setiap konten kebencanaan yang diterima melalui grup perpesanan maupun media sosial.

Apabila menerima kabar menyangkut ancaman tsunami atau letusan gunung berapi, warga diharapkan tidak langsung membagikannya dan segera memverifikasi kebenaran informasi melalui akun dan kanal komunikasi resmi instansi pemerintah serta kepolisian setempat.

Penulis: Hasan Komarudin
Minggu, 6 September 2026 | 23:08 WIB
Artikel Selanjutnya

Polisi Tegaskan Isu Tsunami dan Warga Mengungsi di Sobang Pandeglang Adalah Hoaks

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

Andra Soni Pantau Anak Krakatau, Warga Diminta Waspada

Minggu, 6 September 2026 | 18:06 WIB

Waspada! Abu Anak Krakatau Ancam Kesehatan

Minggu, 6 September 2026 | 17:06 WIB

Antusiasme Warga Banten Ikuti Cek Kesehatan Gratis

Minggu, 6 September 2026 | 14:39 WIB

Erupsi Anak Krakatau Lumpuhkan Tiga Bandara

Minggu, 6 September 2026 | 14:32 WIB

Banten Diselimuti Abu Vulkanik Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 | 14:21 WIB

Banten Sabet Juara 2 Konservasi Energi

Sabtu, 5 September 2026 | 19:59 WIB

Sofwan Kurnia Bawa Energi Baru untuk BI Banten

Sabtu, 5 September 2026 | 11:25 WIB

Andra Soni Tegaskan Anggaran Banten Harus Tepat Sasaran

Sabtu, 5 September 2026 | 11:01 WIB
↑ Kembali ke atas
Waspada Hoaks! Video Isu Tsunami dan Erupsi Krakatau di Pandeglang Dipastikan Bohong

Bagikan artikel ini melalui