Ikuti Kami
Senin, 7 September 2026 Versi Web

Polisi Tegaskan Isu Tsunami dan Warga Mengungsi di Sobang Pandeglang Adalah Hoaks

Konten Redaksi
Penulis: Hasan Komarudin
Minggu, 6 September 2026 | 22:53 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

PANDEGLANG - Pihak kepolisian memastikan kabar yang meresahkan masyarakat terkait isu tsunami akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau di Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang, Banten, adalah berita bohong (hoaks).

Berdasarkan penelusuran dan video klarifikasi resmi dari kepolisian pada Minggu malam (6/9/2026), kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Sobang dan sekitarnya dipastikan dalam keadaan aman dan kondusif.

Kehebohan bermula saat sebuah rekaman video berdurasi singkat menyebar luas di media sosial. Dalam video tersebut, seorang warga merekam suasana jalanan pada malam hari yang dipadati kendaraan bermotor. Perekam menyebut adanya kabar tsunami akibat letusan Gunung Anak Krakatau yang merambat hingga kawasan Ciseket dan meminta agar informasi tersebut disebarkan ke media sosial untuk meminta kepastian dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).


 

Video tersebut sempat menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat sekitar yang khawatir akan dampak potensi bencana laut.

Tak lama setelah video kepanikan tersebut viral, rekaman dari warga setempat di wilayah Perempatan Ciseket menunjukkan situasi yang bertolak belakang. Dalam video pembanding, suasana di lokasi terlihat aman, kondusif, dan tidak ditemukan genangan air laut maupun aktivitas pengungsian massa.

Anggota Polsek Panimbang yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Desa Sobang, Aipda Ibnu Setiyadi, memberikan pernyataan resmi langsung dari lokasi pada Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 20.50 WIB.

"Sehubungan dengan maraknya beredar video tentang masyarakat Sobang yang mengungsi akibat tsunami dan letusan Gunung Krakatau, dengan ini saya menyatakan bahwa video tersebut adalah TIDAK BENAR adanya atau HOAKS," tegas Aipda Ibnu dalam keterangannya.

Beliau juga menambahkan bahwa kondisi di wilayah hukumnya hingga saat ini tidak ada kepanikan atau evakuasi warga.

"Sekarang situasinya tidak ada yang mengungsi. Masyarakat Sobang pun tidak merasakan ada hal-hal yang tidak diinginkan. Situasi aman dan kondusif," tambahnya sembari memperlihatkan suasana jalan di sekitarnya yang tenang.

Kepolisian mengimbau seluruh masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Warga diminta untuk tetap tenang, bijak dalam menyaring informasi di media sosial, serta selalu merujuk pada informasi resmi yang dirilis oleh BMKG, PVMBG, BPBD, maupun pihak kepolisian setempat.

Penulis: Hasan Komarudin
Minggu, 6 September 2026 | 22:53 WIB
Artikel Selanjutnya

Gunung Anak Krakatau Meningkat, Disdik Lebak Terapkan Pembelajaran Dari Rumah

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

Andra Soni Pantau Anak Krakatau, Warga Diminta Waspada

Minggu, 6 September 2026 | 18:06 WIB

Waspada! Abu Anak Krakatau Ancam Kesehatan

Minggu, 6 September 2026 | 17:06 WIB

Antusiasme Warga Banten Ikuti Cek Kesehatan Gratis

Minggu, 6 September 2026 | 14:39 WIB

Erupsi Anak Krakatau Lumpuhkan Tiga Bandara

Minggu, 6 September 2026 | 14:32 WIB

Banten Diselimuti Abu Vulkanik Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 | 14:21 WIB

Banten Sabet Juara 2 Konservasi Energi

Sabtu, 5 September 2026 | 19:59 WIB

Sofwan Kurnia Bawa Energi Baru untuk BI Banten

Sabtu, 5 September 2026 | 11:25 WIB

Andra Soni Tegaskan Anggaran Banten Harus Tepat Sasaran

Sabtu, 5 September 2026 | 11:01 WIB
↑ Kembali ke atas
Polisi Tegaskan Isu Tsunami dan Warga Mengungsi di Sobang Pandeglang Adalah Hoaks

Bagikan artikel ini melalui