“Penyaluran air bersih ini merupakan wujud kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan kebutuhan warga yang terdampak kekeringan,” ujar Muklas.
Menurutnya, kondisi kekeringan dapat berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan air untuk keperluan sehari-hari. Karena itu, kepolisian berupaya hadir bersama masyarakat untuk membantu mengurangi beban yang dirasakan warga.
Antusiasme masyarakat terlihat saat bantuan air bersih tiba di lokasi. Warga menyambut positif kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Serang dan Polsek Pontang yang telah memberikan bantuan di tengah keterbatasan sumber air.
Bagi masyarakat yang terdampak kekeringan, ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan yang sangat penting. Bantuan tersebut tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga, tetapi juga menjadi bentuk dukungan moral bahwa masyarakat tidak menghadapi kondisi kekeringan seorang diri.
Polres Serang menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, kepolisian juga berupaya mengambil peran dalam membantu masyarakat menghadapi berbagai persoalan sosial dan kondisi darurat yang terjadi di wilayah hukum Polres Serang.
Penyaluran air bersih ini sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan antara kepolisian dengan masyarakat. Kehadiran personel di tengah warga diharapkan dapat memperkuat hubungan kemitraan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Kegiatan bakti sosial penyaluran air bersih tersebut berlangsung hingga sekitar pukul 18.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dalam keadaan aman, tertib dan lancar.
Dengan adanya bantuan sebanyak 20.000 liter air bersih tersebut, Polres Serang berharap kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak dapat sedikit terbantu. Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak selama musim kemarau dan segera berkoordinasi dengan pihak terkait apabila mengalami kesulitan memperoleh air bersih.