“Kita ini dikaruniai banyak perbedaan. Namun perbedaan itu sudah disatukan dalam kerangka NKRI. Kalau untuk kepentingan NKRI, maka kita harus bersatu,” tegasnya.
Ia menambahkan, persatuan tidak berarti menghilangkan perbedaan. Sebaliknya, keberagaman harus menjadi kekuatan yang dikelola dengan semangat saling menghormati dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.
Karena itu, Tinawati mengapresiasi kegiatan yang digelar bersama organisasi-organisasi perempuan tersebut. Menurutnya, senam bersama dan perlombaan bukan hanya memberikan manfaat bagi kesehatan dan kebugaran, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antarelemen masyarakat.
“Saya mengapresiasi kegiatan senam bersama yang digagas oleh beberapa organisasi kewanitaan ini. Kegiatan tersebut bukan hanya sekadar olahraga, tapi jauh dari itu ada banyak manfaat yang bisa kita rasakan, salah satunya dalam rangka menjaga persatuan dan kesatuan,” katanya.
Tinawati menilai kegiatan sederhana yang melibatkan banyak pihak justru dapat memberikan makna yang besar. Selain menciptakan suasana kebersamaan, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk saling berinteraksi dan memperkuat silaturahmi.
Ia berharap semangat kebersamaan yang tercipta dalam peringatan HUT ke-81 RI tidak berhenti setelah kegiatan selesai. Nilai-nilai persatuan, gotong royong dan kepedulian sosial diharapkan terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Mudah-mudahan silaturahmi dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 RI ini bisa kita selenggarakan dengan cara sederhana, namun memiliki banyak makna,” pungkasnya.
Semangat tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama untuk menjaga persatuan sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam pembangunan. Dengan gotong royong yang dimulai dari lingkungan terkecil, Tinawati meyakini cita-cita membangun bangsa yang kuat, mandiri dan sejahtera dapat diwujudkan secara bersama-sama.