Salah satunya melalui pemanfaatan energi panas untuk proses pengeringan komoditas pertanian, termasuk kopi.
Selain itu, potensi panas bumi juga dapat dikembangkan untuk mendukung industri petrokimia serta pemanfaatan kandungan mineral ikutan seperti silika.
“Geothermal tidak sekadar penyedia daya listrik, tetapi juga dapat menjadi instrumen untuk menciptakan lapangan kerja, mendorong inovasi teknologi, serta memberikan dampak ekonomi langsung pada sektor lokal,” katanya.
Konsep tersebut dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan ekonomi yang tidak hanya berorientasi pada investasi, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah proyek.
Dengan pengembangan yang tepat, panas bumi dapat menciptakan rantai ekonomi baru, mulai dari lapangan kerja, usaha masyarakat, kebutuhan jasa pendukung hingga pengembangan industri berbasis sumber daya lokal.
Banten Punya Wilayah Potensial
Pemprov Banten turut mendorong pengembangan wilayah kerja panas bumi sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan dan kedaulatan energi sekaligus mendukung agenda transisi energi nasional.
Dukungan tersebut salah satunya diwujudkan melalui penetapan Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) di wilayah Banten, termasuk WKP Kaldera Danau Banten/Rawa Danau dan WKP Gunung Endut.