Jumat, 14 Agustus 2026
Login Kirim Tulisan

Dari Serang ke Dunia, Briket UMKM Banten Tembus Pasar Eropa dan Timur Tengah

BAGIKAN:
Dari Serang ke Dunia, Briket UMKM Banten Tembus Pasar Eropa...
0
Dari Serang ke Dunia, Briket UMKM Banten Tembus Pasar Eropa dan Timur Tengah
Iklan

SERANG — Produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari Kota Serang, Banten, kembali menunjukkan bahwa produk lokal mampu bersaing di pasar internasional. Kali ini, briket arang produksi sentra Harapan Agri Sentosa berhasil menembus pasar ekspor hingga kawasan Timur Tengah dan Eropa.

Di balik kepulan debu arang dan aktivitas para pekerja, industri padat karya tersebut terus memproduksi briket untuk memenuhi permintaan konsumen mancanegara. Tak hanya menghasilkan produk bernilai ekonomi, kegiatan produksi ini juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

Sentra produksi Harapan Agri Sentosa diketahui memberdayakan sekitar 60 warga lokal. Setiap harinya, produksi briket mencapai kurang lebih dua ton, yang sebagian besar dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan pasar ekspor.

Produk briket tersebut dikirim ke sejumlah pasar di kawasan Timur Tengah dan Eropa. Dalam satu kali pengiriman, kapasitasnya dapat mencapai sekitar 25 ton dalam satu kontainer, dengan nilai transaksi mencapai sekitar 11.000 dolar AS per kontainer.

Capaian tersebut menjadi gambaran bahwa UMKM di daerah tidak harus berhenti pada pasar lokal. Dengan kualitas produk, kapasitas produksi, serta kemampuan memenuhi standar pasar luar negeri, komoditas yang berasal dari sumber daya lokal dapat memiliki nilai jual yang jauh lebih tinggi ketika masuk ke rantai perdagangan global.

Briket arang sendiri memiliki pasar yang cukup luas, terutama untuk kebutuhan rumah tangga, restoran, hingga sektor kuliner yang menggunakan arang sebagai bahan bakar. Permintaan dari kawasan Timur Tengah dan Eropa menjadi peluang bagi pelaku usaha untuk terus meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperluas jaringan pemasaran.

Yang menarik, aktivitas produksi tersebut tidak hanya berbicara mengenai ekspor. Di tingkat masyarakat, keberadaan sentra produksi juga memberikan dampak langsung melalui penyerapan tenaga kerja. Sebanyak 60 warga lokal terlibat dalam kegiatan industri tersebut, sehingga perputaran ekonomi tidak hanya dirasakan oleh pemilik usaha, tetapi juga oleh masyarakat di sekitarnya.

Perjalanan industri briket di Banten juga menunjukkan pentingnya proses hilirisasi komoditas lokal. Bahan baku yang sebelumnya memiliki nilai ekonomi terbatas dapat diolah menjadi produk dengan nilai tambah dan memiliki peluang untuk dipasarkan ke luar negeri.

Iklan
Ratusan Hektare Sawah Terancam Kekeringan, DKPP Serang Kerahkan Ratusan Pompa
Artikel Selanjutnya

Ratusan Hektare Sawah Terancam Kekeringan, DKPP Serang Kerahkan Ratusan Pompa

Iklan
Iklan
Penulis: Yustinus Agus
Diterbitkan: 14 Agustus 2026, 19:08 WIB · Diperbarui: 14 Agustus 2026, 19:09 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Maaf, Adblocker Terdeteksi

Iklan adalah sumber pendapatan kami untuk menyajikan berita berkualitas. Mohon nonaktifkan Adblocker Anda, lalu muat ulang halaman.