Sabtu, 3 Oktober 2026

Polres Cilegon dan Disperindag Pantau Harga Bapokting, Tekan Inflasi Jelang Lebaran

BAGIKAN:
Polres Cilegon dan Disperindag Pantau Harga Bapokting, Tekan...
0
Polres Cilegon dan Disperindag Pantau Harga Bapokting, Tekan Inflasi Jelang Lebaran
Kepolisian Resor Cilegon dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan memantau harga serta stok bahan pokok penting di pasar. (Dok. Ist)

DISTRIKBANTENNEWS.COM, Cilegon - Satgas Pangan Kepolisian Resor Cilegon bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta UPT Pasar baru Keranggot Kota Cilegon memantau harga dan stok Bahan Pokok Penting (bapokting). Pemantauan ini berlangsung di sejumlah titik wilayah setempat pada Sabtu (14/3/2026) pagi.

Langkah tersebut diambil untuk menekan laju inflasi daerah. Selain itu, kegiatan ini bertujuan memastikan harga bapokting tetap sesuai Harga Eceran Tertinggi dan ketersediaan stoknya aman di pasar tradisional.

Kasat Reskrim Polres Cilegon, AKP Yoga Tama S.Tr.K., S.I.K., M.Sc., menjelaskan bahwa pemantauan rutin ini merupakan bentuk koordinasi lintas sektor. dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bapokting di pasaran.

"Kami memastikan tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk meraup keuntungan berlebih sehingga harga melebihi harga eceran tertinggi," ujar AKP Yoga Tama.

Ia menambahkan, pengecekan juga dilakukan setiap hari guna menjamin stok bapokting aman menjelang akhir tahun. Pemantauan dilaksanakan di beberapa lokasi, termasuk Pasar baru Keranggot Kota Cilegon.

Tim juga mengecek Toko Della Makmur di Pasar Kelapa Kota Cilegon. Toko ini memiliki pemilik penanggung jawab bernama Sdr.

H. Rijal. Toko Della Makmur merupakan pedagang eceran yang beralamat di Jalan Pasar Blok F Kota Cilegon dan tidak memiliki nomor izin usaha.

Dari hasil pemantauan di toko tersebut, harga jual beras tercatat Rp 13.500 per kilogram. Sementara itu, harga cabe merah keriting dijual Rp 35.000.

Ada juga komoditas lain yang harga jualnya di lapangan mencapai Rp 15.700. AKP Yoga Tama menegaskan, Polres Cilegon bersama Disperindag dan UPT Pasar akan terus melakukan pengawasan secara berkala.

Ini untuk memastikan stabilitas harga dan stok bapokting di pasar tradisional maupun ritel modern tetap stabil setiap harinya.

"Pemantauan berkala akan terus dilakukan agar harga dan distribusi beras di pasar tradisional maupun ritel modern tetap sesuai dengan HET," tutup AKP Yoga Tama.

***

PSI Bantul Bagikan Seribu Takjil, Libatkan UMKM dan Pengurus Partai
Artikel Selanjutnya

PSI Bantul Bagikan Seribu Takjil, Libatkan UMKM dan Pengurus Partai

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 14 Maret 2026, 13:11 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

DPRD Setujui APBD Perubahan 2026, Andra Soni Fokus Kejar Target RPJMD

Konten Redaksi Rabu, 30 September 2026 | 15:09 WIB

Rupiah Anjlok per Hari Ini, Dolar AS Makin Perkasa

Konten Redaksi Senin, 28 September 2026 | 16:42 WIB

Notaris Jember Ungkap Aspek Hukum Pendirian PT oleh Pasangan Suami Istri

Konten dari Pengguna Opini Minggu, 27 September 2026 | 20:48 WIB

Dimyati: Banten Punya Modal Kuat Jadi Pusat Industri Halal

Konten Redaksi Jumat, 25 September 2026 | 16:34 WIB

Dari Biang Sabun Jadi Cuan, Siswa Belajar Produksi hingga Pemasaran Sabun Cuci Piring

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 24 September 2026 | 15:38 WIB

Pemprov Banten Dorong Pemerataan Ekonomi Digital

Konten Redaksi Kamis, 24 September 2026 | 06:08 WIB

KKN Tematik Wasesa Unimus Dampingi 676 Warga Kalicari Manfaatkan Layanan Administrasi Kependudukan Digital

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Sabtu, 19 September 2026 | 09:49 WIB

Manfaatkan Lahan Idle, Warga Binaan Lapas Batang Belajar Budidaya Melon melalui Polybag

Konten dari Pengguna Siaran Pers Jumat, 11 September 2026 | 11:00 WIB

Rupiah Menguat, Tembus Rp17.640 per Dolar

Konten Redaksi Senin, 7 September 2026 | 19:46 WIB